Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Rabu, 23 September 2026 - 15:24 WIB

Cegah Peredaran Narkoba dari Desa, Ditresnarkoba Polda Jambi Edukasi Warga Maro Sebo

Cegah Peredaran Narkoba dari Desa, Ditresnarkoba Polda Jambi Edukasi Warga Maro Sebo

MUARO JAMBI – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus dilakukan Ditresnarkoba Polda Jambi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Langkah tersebut diwujudkan melalui sosialisasi dampak penyalahgunaan narkoba yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Mereka berasal dari unsur pemerintahan kecamatan dan desa, kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, hingga pegawai Kantor Camat Maro Sebo.

Mewakili Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palaguna hadir dalam kegiatan tersebut KBO Satresnarkoba Polres Muaro Jambi, Kapolsek Maro Sebo, Kanit Binmas Polsek Maro Sebo, Camat Maro Sebo, para kepala desa dan lurah, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Maro Sebo, tokoh agama, tokoh adat serta para pegawai dan staf kecamatan.

Baca Juga  Sat Res Narkoba Polres Kerinci Laksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Materi utama disampaikan Ps. Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jambi, Kompol Dastu Gustiawan, S.H., M.H, yang mewakili Dirresnarkoba Kombes Pol Dewa Made Palaguna yang dalam pemaparannya, menekankan bahwa persoalan narkotika bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi juga merupakan persoalan sosial yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sedini mungkin dengan memperkuat ketahanan keluarga, lingkungan dan masyarakat. Desa dan kecamatan dinilai memiliki posisi penting karena berada paling dekat dengan masyarakat.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan kepedulian bersama, mulai dari keluarga, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pendidik hingga masyarakat. Ketika lingkungan memiliki kepedulian dan keberanian untuk mencegah, ruang bagi peredaran narkoba akan semakin sempit,” ujar Kompol Dastu Gustiawan.

Kompol Dastu Gustiawan, juga mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap pasif ketika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. Informasi dari masyarakat, kata dia, dapat menjadi bagian penting dalam upaya kepolisian melakukan pencegahan dan penindakan.

Baca Juga  Omah Kito Resto by WH, Makan Sepuasnya Bisa Milih Siang atau Malam

Namun demikian, Kompol Dastu Gustiawan, menegaskan bahwa masyarakat perlu membedakan antara informasi yang benar dengan kabar yang belum terverifikasi.

Penyampaian informasi kepada aparat harus dilakukan melalui jalur yang tepat agar tidak menimbulkan fitnah maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Kita ingin masyarakat menjadi bagian dari solusi. Jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba, jangan dibiarkan dan jangan pula mengambil tindakan sendiri. Sampaikan kepada aparat melalui mekanisme yang benar sehingga dapat ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Dastu Gustiawan, juga menjelaskan bahwa dampak narkoba tidak hanya menyentuh aspek kesehatan individu, tetapi dapat merembet pada kehidupan sosial, ekonomi, keamanan dan masa depan generasi muda.

Karena itu, menurutnya, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan pendekatan yang seimbang antara pencegahan, edukasi, penindakan dan rehabilitasi. Masyarakat juga perlu memahami bahwa pengguna narkotika yang membutuhkan pertolongan tidak boleh dijauhkan dari upaya pemulihan.

Baca Juga  Dua Pelaku Diduga Bandar Ditangkap, Ditresnarkoba Polda Jambi Turut Amankan 8 Paket Sabu dan Timbangan

“Penanganan persoalan narkoba harus melihat persoalannya secara utuh. Ada aspek hukum, ada aspek sosial, dan ada aspek kemanusiaan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mencegah masyarakat agar tidak terjerumus, sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang dialog antara kepolisian dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta tokoh masyarakat.

Sesi tanya jawab dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait langkah pencegahan, peran masyarakat serta mekanisme pelaporan apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Ditresnarkoba Polda Jambi berharap kegiatan serupa dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. (Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Anjangsana ke Kediaman Alm Irjen Pol (Purn) Muchlis AS

Berita

Antisipasi Tindak Pidana dan Tekan Kriminalitas, Kapolresta Jambi Pimpin Langsung Patroli Rutin Hingga Dini hari

Berita

Berpotensi Kisruh SKTT PPPK Anggota DPRD Sungai Penuh Sarankan Cukup CAT Saja

Berita

Terkait Video Viral Pria Berjoget Gunakan Pakaian Wanita, Polresta Jambi Periksa Panitia dan Penyedia Tempat

Berita

Di SMPN 11 Kota Jambi, Kajari Jambi Hadiri Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes To School

Berita

Pasangan Abilio-Iryanto Juara Turnamen Tenis Veteran BAVETI Jambi

Berita

Evakuasi Masyarakat Terdampak Banjir di Kerinci dan Sungai Penuh, Personel Satbrimob Polda Jambi Diterjunkan 

Berita

Pererat Silaturahmi, Pelindo Jambi Gelar Halal Bihalal dan Makan Siang Bersama