Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Sabtu, 20 September 2025 - 21:22 WIB

Kritik yang Tak Pernah Usai pada Gubernur Al Haris, Digitalisasi dan Masa Depan Ekonomi Jambi

Kritik yang Tak Pernah Usai  pada Gubernur Al Haris, Digitalisasi dan Masa Depan Ekonomi Jambi

Oleh: Mukhtadi Putranusa

JAMBI – Belakangan ini Gubernur Jambi Al Haris seolah tak pernah lepas dari sorotan tajam. Apapun langkah yang diambil, selalu ada pengamat, penulis, bahkan media sosial yang menjadikannya bahan kritik. Mulai dari pembangunan Islamic Center, pembangunan stadion Swarna Bhumi, kebijakan mendorong investasi, hingga program digitalisasi pun dipersoalkan.

Kritik tentu perlu, bahkan penting dalam demokrasi. Namun, ketika setiap kebijakan hanya dilihat dari sisi negatif tanpa menimbang manfaat jangka panjang, kritik bisa berubah menjadi kontraproduktif.

Pembangunan Islamic Center, misalnya, bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menghadirkan pusat peradaban dan kegiatan umat yang memperkuat identitas kultural-religius Jambi. Begitu pula stadion Swarna Bhumi yang bukan hanya arena olahraga, tetapi juga peluang event besar, geliat ekonomi kreatif, hingga prestasi olahraga daerah.

Al Haris juga sering dikritik karena mendorong investasi. Padahal, tanpa investor, mustahil pembangunan daerah bergerak cepat. Infrastruktur, lapangan kerja, hingga peningkatan PAD membutuhkan kehadiran modal besar. Tugas pemerintah adalah memberi ruang aman dan regulasi sehat agar investasi memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sungai Penuh Kembali Serahkan Santunan Jaminan Kematian Di Kabupaten Kerinci

Di era serba digital, langkah Gubernur memperkenalkan program digitalisasi juga dipandang sinis. Padahal, ini bukan gaya-gayaan, melainkan kebutuhan. Dunia kerja, pelayanan publik, hingga perekonomian sudah bergeser ke arah digital. Jika Jambi tidak ikut beradaptasi, maka akan tertinggal jauh dari provinsi lain.

Sebagian kalangan berpendapat bahwa digitalisasi hanyalah instrumen pendukung, bukan motor utama pertumbuhan ekonomi Jambi. Argumennya, pertumbuhan ekonomi Jambi triwulan II 2025 yang hanya 4,99% masih ditopang sektor pertambangan. Digitalisasi perbankan dan transaksi non-tunai dinilai belum berkontribusi signifikan pada penciptaan nilai tambah riil di sektor produktif seperti industri, pertanian, dan manufaktur.

Literatur ekonomi pembangunan juga menyebutkan, digitalisasi baru optimal jika diiringi peningkatan kapasitas SDM, infrastruktur digital yang merata, serta regulasi yang melindungi UMKM dari dominasi platform besar (Brynjolfsson & McAfee, 2014). Tanpa itu, digitalisasi berpotensi memperlebar kesenjangan karena hanya dinikmati masyarakat urban, sementara warga pedesaan masih terkendala akses internet, literasi digital, dan modal usaha.

Baca Juga  Keberangkatan Penumpang di Terminal Tipe A Naik 10 Persen, Kepala BPTD Jambi: Posko Angkutan Nataru Berjalan Aman dan Lancar

Bahkan, penggunaan QRIS dan pembayaran digital dinilai lebih banyak untuk transaksi konsumtif. Jika fokusnya hanya konsumsi, efek multiplier terhadap ekonomi daerah memang terbatas.

Digitalisasi Sebagai Motor Transformasi

Namun melihat digitalisasi hanya dari angka makro jangka pendek terlalu simplistik. Transformasi digital adalah soal daya saing dan produktivitas jangka panjang.

Banyak riset (OECD, 2021) membuktikan digitalisasi mempercepat integrasi UMKM ke pasar yang lebih luas, menekan biaya distribusi, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok. Dampak ini memang tidak langsung terlihat dalam PDRB, tapi berproses secara bertahap.

Faktanya, di Jambi semakin banyak UMKM memanfaatkan marketplace digital untuk menjangkau pasar nasional bahkan global. Petani kopi, pelaku batik, hingga pengrajin lokal kini bisa bertransaksi dengan pembeli luar daerah, sesuatu yang sulit dilakukan tanpa digitalisasi.

Digitalisasi juga membuka jalan keluar dari ketergantungan Jambi pada sektor pertambangan. Dengan memperkuat perdagangan, pertanian modern, dan jasa kreatif, digitalisasi justru menjadi motor diversifikasi ekonomi.

Baca Juga  LSM MAPPAN dan JPK Laporkan PT. CKT Ke KPK RI Atas Dugaan TPK, Penggelapan Pajak dan TPPU

Memang benar literasi digital dan infrastruktur belum merata. Namun justru karena itu, digitalisasi harus didorong sejak sekarang agar Jambi tidak tertinggal. Menunggu semua sempurna hanya akan membuat momentum hilang. Transformasi ekonomi modern selalu dimulai dari perubahan perilaku transaksi, lalu merembet ke produksi, distribusi, hingga struktur industri.

Kritik terhadap kebijakan tentu sah-sah saja. Tetapi kritik yang sehat harus disertai solusi, bukan sekadar menyalahkan. Menutup mata terhadap langkah-langkah positif Gubernur Al Haris, termasuk digitalisasi, sama saja mengabaikan peluang membangun Jambi lebih maju.

Digitalisasi bukan sekadar instrumen pendukung, melainkan motor baru yang mampu menurunkan biaya produksi, memperluas pasar, membuka lapangan kerja, dan mempercepat diversifikasi ekonomi.

Pada akhirnya, pembangunan memang butuh waktu, konsistensi, dan dukungan semua pihak. Karena yang sedang dibangun bukan hanya gedung, melainkan masa depan Jambi itu sendiri.

Mukhtadi Putranusa adalah:  Wakil Ketua Kadin Provinsi Jambi

Share :

Baca Juga

Berita

Dipercaya Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Jambi, Ini Sosok Letkol Inf Aries Munandar Effendi Danyonif Raider 142/KJ

Berita

Kajati Jambi Lantik Kepala Kejaksaan Negeri Tebo Yang Baru

Berita

APHI Dukung Presiden Prabowo Koreksi Regulasi Pembakaran Lahan

Berita

Pelindo Regional 2 Jambi Gelar Program Penanaman Pohon dalam Rangka HUT RI ke-79

Berita

Turun Langsung ke Lokasi Longsor di Muara Emat, Kapolres Kerinci Pastikan Kelancaran Arus Lalu Lintas   

Berita

Wujudkan Lingkungan Bersih, Dandim 0416/Bute Ajak Warga Turun Tangan

Berita

Membaur bersama Masyarakat, Polisi RW Ditpolairud Polda Jambi Ajak Sukseskan Pilkada Serentak

Berita

PWI Kota Jambi Apresiasi Workshop PKBN Kemenhan Tingkat Provinsi Jambi 2026, Perkuat Pemahaman Bela Negara