Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:39 WIB

Uploader Video Fitnah Mat Sanusi Minta Maaf, Akui Buat Akun Palsu

Uploader Video Fitnah Mat Sanusi Minta Maaf, Akui Buat Akun Palsu

 

Jambi – Kasus pencemaran nama baik Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi menemui titik terang. Pengunggah video fitnah di TikTok kabarnews berinisial S resmi menyampaikan permohonan maaf terbuka, Jumat (12/6/2026).

S mengakui membuat akun palsu untuk mengunggah video berisi foto Mat Sanusi bersama perempuan inisial W dengan narasi negatif dengan mempostingnya di media sosial pada 29 Mei 2026 dan 4 Juni 2026 melakui akun palsu di tiktok kabarnews.

Baca Juga  Pastikan Pelayanan Tetap Optimal, Walikota Maulana Sambangi Puskesmas Tahul Yaman

Kemudian pelaku juga menyesali perbuatannya yang telah menyerang kehormatan dan merugikan nama baik korban.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi. Kalau diulang, saya siap diproses hukum,” ujar S.

Permohonan maaf itu muncul setelah Mat Sanusi melapor ke Polda Jambi. Laporan diterima dengan STPL Nomor: Lapduan/116/VI/RES.2.5./2026/Ditreskrimsus.

Baca Juga  Transformasi Berbasis Wawasan Global: Peran Strategis Dr. Hadi Candra dalam Pengembangan Organisasi

Mat Sanusi menegaskan, konten tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik. “Ini sudah menyerang martabat. Saya tempuh jalur hukum agar terang benderang,” katanya.

Sanusi juga telah memaafkan pelaku karena org tua dan kk pelaku datang ke rmh sanusi untuk memohon dan memaafkan anaknya. Ini juga bentuk kerendahan hati seorang akbp dan sekaligus ketua koni yg sdh tercoreng nama ny bisa memaafkan pelaku.

Baca Juga  BNN RI Operasi Gabungan di Berlangsung Jakarta Timur, 24 Orang Diamankan, Salah Satunya Seorang Bandar

Sebagai figur publik, Mat Sanusi terbuka menerima kritik membangun. Namun fitnah dan pembunuhan karakter dinilai melampaui batas. Pelaku terancam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 dengan pidana maksimal 2 tahun dan denda Rp400 juta.

Ia mengimbau warganet bijak bermedia sosial. “Kebebasan berpendapat ada batas hukumnya. Jangan sampai jari lebih cepat dari logika,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Forum Musisi Jambi Resmi Kukuhkan Mukhlis sebagai Ketua Periode 2025-2028

Berita

Konflik SAD dan PT SAL, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Dialog Damai

Berita

Turun Langsung di Dua Lokasi, Kapolres Bungo dan Dandim 0416 Bute Lakukan Razia Penertiban Aktivitas PETI

Berita

Pastikan Kesiapan Pengamanan dan Pelayanan Nataru 2025, Kapolri Tinjau Stasiun Pasar Senin

Berita

Sinergi Dukungan Ketahanan Pangan Nasional, Kodim 0416 Bute Sambut Hangat Kunjungan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian

Berita

Kisah Inspiratif : Setitik Kebaikan Dari Bripka As’ad Anggota Polsek Air Hangat Timur Polres Kerinci

Batanghari

Komitmen Nasional Berantas Halinar, LPKA Muara Bulian Gelar Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Pengawasan Pemasyarakatan

Berita

Dilanda Banjir, Personel Polres Kerinci Sigap Bantu Evakuasi Warga Terdampak