Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Infrastruktur / Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:24 WIB

Hutama Karya Kukuhkan Posisi Sebagai BUMN Engineering & Construction Terdepan dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Ket : (Kiri - Kanan) Managing Director Global Relations & Governance Danantara Indonesia, Mohamad Al-Arief; Direktur Keuangan Hutama Karya, Eka Setya Adrianto; Asia CEO Fortune, Khoon Fong Ang.

Ket : (Kiri - Kanan) Managing Director Global Relations & Governance Danantara Indonesia, Mohamad Al-Arief; Direktur Keuangan Hutama Karya, Eka Setya Adrianto; Asia CEO Fortune, Khoon Fong Ang.

JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan korporasi paling tangguh di kawasan dengan menempati peringkat ke-206 dalam Fortune Southeast Asia 500 edisi 2026. Di tataran nasional, Hutama Karya berada di peringkat ke-16 di antara seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan ke-40 dari seluruh perusahaan Indonesia lintas industri yang masuk daftar sekaligus menjadikan Hutama Karya satu-satunya BUMN infrastruktur yang konsisten hadir dalam pemeringkatan bergengsi ini selama tiga tahun berturut-turut sejak pertama kali diluncurkan pada 2024.

Forum eksklusif yang mempertemukan 40–50 CEO dan CXO perusahaan unggulan Indonesia ini diselenggarakan Fortune bersama Danantara Indonesia. Sertifikat penghargaan diserahkan langsung di atas panggung oleh Asia CEO Fortune, Khoon Fong Ang, bersama Managing Director Global Relations & Governance Danantara Indonesia, Mohamad Al-Arief.

Di tengah lanskap ekonomi Asia Tenggara yang semakin kompetitif — dengan 109 perusahaan Indonesia bersaing memperebutkan tempat di antara 500 korporasi terbesar regional — daya tahan Hutama Karya paling terlihat justru pada level yang paling menentukan sektornya sendiri. Unggul atas mayoritas pemain konstruksi dan infrastruktur di kawasan mencerminkan skala usaha, kualitas portofolio, dan disiplin eksekusi yang membedakan perusahaan dari kompetitornya. Kekuatan ini tampak lebih jelas pada metrik di luar pendapatan: secara keseluruhan, Hutama Karya tercatat pada peringkat ke-206 berdasarkan pendapatan, namun berada lebih tinggi pada metrik kualitas — yakni peringkat ke-167 berdasarkan laba (profit) dan ke-114 berdasarkan total aset di antara 500 perusahaan terbesar Asia Tenggara — menegaskan profitabilitas dan fondasi neraca yang berada di papan atas kawasan.

Baca Juga  Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek, Trafik di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Hingga 29%

Posisi tersebut ditopang oleh fundamental keuangan yang menguat secara berkualitas. Sepanjang tahun fiskal 2025, Hutama Karya membukukan pendapatan konsolidasi Rp 25,13 triliun (US$1.527,3 juta) sebagai basis utama pemeringkatan Fortune, sementara laba bersih justru tumbuh 15,9% menjadi Rp 3,08 triliun (US$200 juta). Total aset perusahaan mencapai Rp 189,09 triliun (US$11.343,6 juta). Pertumbuhan laba yang dicapai seiring penajaman fokus usaha mencerminkan peningkatan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional, dengan margin laba bersih yang menguat ke kisaran 12 persen — menandai struktur permodalan yang semakin sehat dan kapasitas yang lebih besar untuk membiayai proyek strategis jangka panjang.

Baca Juga  Dilantik Jadi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Siap Jadi Garda Terdepan Berikan Bimbingan Anak-anak Raih Masa Depan

“Yang membanggakan bagi kami bukan sekadar masuk daftar, melainkan kualitas pencapaiannya. Di tengah normalisasi pendapatan, laba kami justru tumbuh dan peringkat kami berdasarkan laba maupun aset berada lebih tinggi — bukti bahwa pertumbuhan Hutama Karya berkualitas dan ditopang neraca yang kuat. Capaian ini lahir dari disiplin pengelolaan keuangan, manajemen risiko yang terukur, dan optimalisasi portofolio investasi yang kami jalankan secara konsisten,” ujar Direktur Keuangan Hutama Karya, Eka Setya Adrianto.

Kepemimpinan Hutama Karya di klaster konstruksi bertumpu pada rekam jejak proyek strategis nasional yang nyata. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kini membentang ±1.042 km dan terus diperluas, sementara perusahaan menuntaskan sejumlah proyek vital di Ibu Kota Nusantara, bendungan, hingga sistem penyediaan air minum. Perluasan portofolio melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) — termasuk Jalan Trans Papua — semakin memperkokoh peran Hutama Karya sebagai penggerak konektivitas nasional.

“Konsistensi tiga tahun di Fortune Southeast Asia 500 membuktikan bahwa transformasi Hutama Karya bersifat struktural, bukan musiman. Kami berkomitmen menjaga standar ini dan menerjemahkannya menjadi nilai berkelanjutan bagi negara,” tambah Eka.

Baca Juga  Jelang Mudik Lebaran 2025, Hutama Karya Prediksi Trafik di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat hingga 68,81 Persen

Dengan kepemilikan 100 persen oleh Pemerintah Republik Indonesia dan kini berada dalam ekosistem Danantara, Hutama Karya menempatkan diri pada posisi strategis untuk mendukung agenda transformasi ekonomi nasional — termasuk pengembangan infrastruktur hijau, industrialisasi hilir, dan penguatan konektivitas ASEAN — sejalan dengan visinya sebagai Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer dalam mendukung Asta Cita Pemerintah.

SEKILAS TENTANG HUTAMA KARYA

PT Hutama Karya (Persero), bagian dari Danantara, adalah BUMN yang dipercaya menggarap proyek-proyek infrastruktur strategis nasional. Dengan visi menjadi Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer, perusahaan berpengalaman membangun dan mengelola jalan tol, jembatan, gedung, hingga kawasan—dengan rekam jejak pada proyek berskala besar seperti Jalan Tol Trans-Sumatra.

Hutama Karya bekerja bersama enam anak perusahaan: HKI (konstruksi), HKA dan HMW(operasi dan pemeliharaan jalan tol), HKR (properti), serta HMTP dan HPSL (jalan dan jembatan di Papua dan Sumatra Barat). Perusahaan menjalankan setiap proyek dengan tata kelola yang baik, standar keselamatan tinggi, dan perhatian pada kelestarian lingkungan—sebagai wujud komitmen membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi generasi mendatang dan mendukung Asta Cita Pemerintah.

Share :

Baca Juga

Berita

Peduli Lingkungan, Kodim 0415 Jambi Gelar Goro di Tugu Juang

Berita

HK dan BPJN Jambi sosialisasikan Sistem Buka Tutup Jalan Terkait Pengerjaan Jembatan Jalan Tol di Muara Sebapo

Batanghari

Pimpin Apel di Polres-polres Jajaran, Wakapolda Jambi Pastikan Kesiapan Personel Pengamanan TPS Pilkada Serentak

Berita

Hutama Karya Klarifikasi Video Beredar Tindakan Tak Sesuai Prosedur Oknum Petugas Gerbang Tol Muara Sebapo serta Langkah Evaluasi Pelayanan

Berita

Pelindo Jambi dan Cassia Co-Op inisiasi Kerja Sama Dorong Ekspor Kayu Manis Kerinci

Berita

Sambut HUT Humas Polri Ke 73, Sie-Humas Polres Kerinci Gelar Donor Darah Bersama Jajaran dan Awak Media


Berita

Pelindo Jambi Jadikan Keselamatan Kerja Fondasi Transformasi Pelabuhan

Berita

Disematkan Pin Emas dari Kapolri oleh Kapolda Jambi, Ini Profil Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta