Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi / Pemerintahan / Politik

Minggu, 1 Juni 2025 - 18:39 WIB

Seorang Nenek Korban Kebakaran Ditolak RS Mitra, Ketua DPRD Kota Jambi Turun Tangan Bawa Ambulans Antar ke RS Abdul Manap

Seorang Nenek Korban Kebakaran Ditolak RS Mitra, Ketua DPRD Kota Jambi Turun Tangan Bawa Ambulans Antar ke RS Abdul Manap

Jambi — Di tengah kepulan asap yang membumbung dari sebuah rumah sederhana di kawasan Jelutung, seorang nenek renta, Nurbati berjuang menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap dapurnya.

Tubuhnya dipenuhi luka bakar, kakinya lemah, namun perjuangannya belum usai karena begitu sampai di rumah sakit, dugaan penolakan justru menyambutnya.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu (31/5). Warga sekitar bahu-membahu membantu menyelamatkan Nurbati dari amukan si jago merah. Ia kemudian dilarikan ke RS Mitra, berharap bisa segera mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga  Tak Hanya Dengarkan Aspirasi Warga saat Reses, Ketua DPRD KFA Turut berikan Bantuan Tenda serta Kursi Untuk Mesjid

Namun harapan itu seolah pupus. Belum genap sehari dirawat, keluarga mengaku korban diminta pulang oleh pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas.

Ketua RT setempat, yang ikut mengurus korban sejak awal, mengatakan bahwa keputusan rumah sakit membuat warga kebingungan.

“Kami tidak diberi alasan medis yang pasti. Padahal luka bakarnya jelas-jelas serius. Sore itu, langsung disuruh pulang,” ungkapnya.

Kabar ini sampai ke telinga Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly. Tanpa banyak menunggu, ia langsung mendatangi rumah korban dan membawa ambulans dari RSUD Abdul Manap untuk mengevakuasi kembali Nurbati agar mendapatkan perawatan yang layak.

Baca Juga  Aspirasi Masyarakat Didengar, Jalan A Majid Telanaipura Diperbaiki, Ketua DPRD KFA Ucapkan Terima Kasih ke Dinas PUPR

“Kemanusiaan tidak boleh kalah oleh prosedur. Jangan pernah ada cerita orang sakit ditolak rumah sakit,” ucap Faried dengan nada tegas.

Ia juga memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah kota.

Menurut Faried, dugaan penolakan ini adalah hal yang sangat serius dan tidak bisa dibiarkan berlalu begitu saja. Ia akan memanggil manajemen RS Mitra untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.

Baca Juga  Debat Perdana Paslon Walikota dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Tampil Percaya Diri

“Ini bukan hanya tentang satu pasien, ini tentang rasa aman warga terhadap fasilitas kesehatan di kotanya. Kalau benar ada unsur penolakan, itu pelanggaran besar terhadap prinsip kemanusiaan,” ujarnya.

Peristiwa ini bukan sekadar tentang seorang nenek dan luka bakarnya. Ini tentang martabat, tentang hak setiap manusia untuk ditolong saat paling rentan.

“Rumah sakit bukan tempat memilih siapa yang pantas diselamatkan ia harus jadi pelindung bagi siapa pun yang datang membawa luka dan harapan,tutup Faried. (IR)

Share :

Baca Juga

Berita

Kualitas dan Kuantitas Air Sungai Batanghari Terus Menurun Mendesak, Alternatif Sumber Air bagi Kota Jambi

Berita

Masalah Pokir Dewan, Ini Kata Ketua DPRD Kerinci

Berita

Pemilu 2024, Polri Pastikan Berkomitmen Netral

Berita

PT. Sinar Sentosa Primatama Tabur Keberkahan di Bulan Suci Ramadan

Berita

Pertegas Komitmen Pelayanan, Ditlantas Polda Jambi Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

Berita

Ditreskrimsus dan Bidhumas Polda Jambi Kompak Gelar Aksi Sosial Pembagian Takjil

Berita

Sourdough Jakarta: Tren Roti Sehat yang Jadi Favorit Gaya Hidup Modern

Berita

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 70, Ditlantas Polda Jambi Gelar Baksos ke Komunitas Ojek, Tukang Sapu Hingga Masyarakat