Menjemput Harmoni Publik lewat Renjana Pesta Bola di Layar TVRI

Avatar

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjemput Harmoni Publik lewat Renjana Pesta Bola di Layar TVRI

Oleh​: Dony Yusra Pebrianto

JAMBI – Sepak bola selalu memiliki daya tarik yang sulit dijelaskandengan kata-kata. Setiap kali Piala Dunia digelar, perhatianmasyarakat tertuju pada satu panggung yang sama. Perbedaanlatar belakang, usia, profesi, pandangan politik, untuk sesaatseperti tidak lagi menjadi penghalang. Semua menikmatipertandingan dengan antusiasme yang sama tanpa sekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, saya memandang keputusan Lembaga PenyiaranPublik (LPP) TVRI menjadi pemegang hak siar Piala Dunia bukan sekadar menghadirkan tontonan olahraga semata. Namunsaya mekanai langkah tersebut memiliki makna yang jauh lebihluas. Sebagai akademisi yang setiap hari berinteraksi denganmahasiswa, saya melihat momentum ini sebagai kesempatanbagi televisi publik untuk kembali menunjukkan jati dirinya. TVRI tidak hanya menjalankan fungsi penyiaran, tetapi juga menghadirkan akses informasi dan hiburan yang merata bagiseluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat peranedukatifnya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai seorang akademisi yang mendapatkan kesempatan luarbiasa menjadi bagian dari siaran TVRI Jambi, saya melihatLangkah ini sangat strategis khususnya bagi Masyarakat Jambi. Bagi Provinsi Jambi yang memiliki wilayah cukup luas, mulaidari kawasan pesisir hingga daerah pegunungan, pemerataanakses informasi masih menjadi tantangan. Karena itu, keputusanTVRI menyiarkan Piala Dunia secara gratis layak diapresiasi. Dengan dukungan siaran digital yang semakin baik, masyarakatdi berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untukmenyaksikan pertandingan. Di tengah semakin banyaknyalayanan siaran berbayar, TVRI tetap menjalankan perannyasebagai lembaga penyiaran publik yang memberikan akseskepada seluruh masyarakat. Petani di Kerinci, nelayan di Kuala Tungkal, hingga mahasiswa yang tinggal di rumah kos di Mendalo dapat menikmati pertandingan dengan kualitas siaranyang sama tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Baca Juga  Piala Dunia 2026, TVRI Lembaga Penyiaran Publik Hadirkan Tontonan Berkualitas dan Bangun Ruang Kebersamaan Masyarakat

Dari perspektif pendidikan, saya melihat manfaat yang tidakkalah penting. Piala Dunia bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga menyajikan banyak pelajaranmengenai disiplin, kerja sama, kepemimpinan, sportivitas, dan ketangguhan menghadapi tekanan. Nilai-nilai seperti itu selamaini kami diskusikan di ruang kuliah, tetapi melalui pertandingansepak bola masyarakat dapat menyaksikan contoh konkretnya. Bagaimana sebuah tim bangkit setelah tertinggal, bagaimanakepentingan bersama ditempatkan di atas ambisi individu, dan bagaimana rasa hormat kepada lawan tetap dijaga setelahpertandingan berakhir. Bagi generasi muda, pembelajaranmelalui pengalaman seperti ini sering kali lebih mudah dipahamidibandingkan sekadar teori.

Baca Juga  Danrem 042Gapu pimpin Acara Serah Terima Jabatan Dandim 0415/Jambi

Fenomena lain yang menarik perhatian saya adalah ruangmenonton bersama di berbagai sudut Kota Jambi maupun daerahlainnya yang sudah familiar di lingkungan masyakat kita dengan nama “Nobar”. Kafe, warung kopi, hingga ruang-ruang publikdipenuhi masyarakat yang menikmati pertandingan dalamsuasana yang hangat, bahkan pemerintah daerahpunmenyelenggarakan Nobar, tentunya juga TVRI Jambi selakutuan rumah. Mahasiswa, pekerja, keluarga, dan berbagaikelompok usia dapat duduk berdampingan, berbagi cerita, berdiskusi, bahkan saling mengenal. Di tengah kehidupan yang semakin individual, momentum seperti ini menjadi ruang sosialyang mempererat hubungan antarmasyarakat.

Tidak dapat dipungkiri, dampaknya juga dirasakan oleh pelakuusaha kecil. Warung kopi, pedagang makanan, penjualminuman, hingga pelaku UMKM memperoleh tambahanpelanggan selama berlangsungnya pertandingan. Aktivitasekonomi yang tumbuh di sekitar lokasi nonton bersamamenunjukkan bahwa sebuah siaran olahraga mampumemberikan manfaat yang melampaui aspek hiburan.

Baca Juga  Like It – Mengajak Peserta Pramuka Untuk Mandiri Secara Finansial – Menuju Indonesia Emas

Kesempatan untuk terlibat dalam sejumlah program siaran di TVRI Jambi memberikan pengalaman yang berharga bagi sayadalam melihat lebih dekat peran televisi publik. Saya menyaksikan bagaimana TVRI berupaya menghadirkantayangan berkualitas, termasuk ajang olahraga kelas dunia, tanpamengabaikan mandat utamanya untuk melayani kepentinganmasyarakat. Di tengah semakin banyaknya layanan penyiaranberbayar, kehadiran TVRI menjadi bukti bahwa akses terhadapinformasi dan hiburan yang berkualitas tetap dapat dinikmatioleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa dibatasi kemampuanekonomi.

Ketika peluit akhir Piala Dunia dibunyikan nantinya, yang tertinggal bukan hanya catatan tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana ajang ini menghadirkankebersamaan, memperkuat nilai-nilai sportivitas, membukaruang interaksi sosial, sekaligus memberikan manfaat ekonomibagi masyarakat. Dalam konteks itulah saya memandang TVRI tidak hanya menyiarkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjalankan fungsi pelayanan publik yang sesungguhnya,menghadirkan siaran yang mampu menyatukan, mengedukasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Penulis Adalah Dosen Universitas Jambi, Presenter TVRI Jambi

Berita Terkait

Resmi Dilantik, Ketua News Room Jaga Desa SMSI Jambi Mukhtadi: Media Punya Tanggung Jawab Merawat Desa
BNN Kota Jambi Inisiasi Pembentukan Tim Terpadu P4GN, Walikota Jambi Kukuhkan Kepala BNN Kota sebagai Ketua TIM
KRYD Polda Jambi Jajaran Ungkap 41 Kasus Curanmor, 41 Unit Kendaraan Berhasil Diamankan dan 11 Tersangka Ditangkap
Sidang Doktor Boy Sutan Siregar di UIN Jambi Dibanjiri Karangan Bunga dari Kalimantan Selatan, Raih Cumlaude dan Jadi Doktor ke-336
Kapolda Jambi Pimpin Apel Operasi Patuh Siginjai 2026, Fokus Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas
Konferensi Pers Kasus PETI, Polda Jambi Ungkap 32 Kasus Sepanjang Januari–Oktober 2026 dengan Total 71 Tersangka
Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung Siginjai Andalan Swasembada dan Inovasi Zero Waste
Pastikan Kendaraan Bermotor Memenuhi Persyaratan Teknis dan Laik Jalan, Ditlantas Polda Jambi Tegas Tertibkan Knalpot Brong
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:38 WIB

Resmi Dilantik, Ketua News Room Jaga Desa SMSI Jambi Mukhtadi: Media Punya Tanggung Jawab Merawat Desa

Minggu, 1 November 2026 - 16:24 WIB

BNN Kota Jambi Inisiasi Pembentukan Tim Terpadu P4GN, Walikota Jambi Kukuhkan Kepala BNN Kota sebagai Ketua TIM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:29 WIB

KRYD Polda Jambi Jajaran Ungkap 41 Kasus Curanmor, 41 Unit Kendaraan Berhasil Diamankan dan 11 Tersangka Ditangkap

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sidang Doktor Boy Sutan Siregar di UIN Jambi Dibanjiri Karangan Bunga dari Kalimantan Selatan, Raih Cumlaude dan Jadi Doktor ke-336

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Apel Operasi Patuh Siginjai 2026, Fokus Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung Siginjai Andalan Swasembada dan Inovasi Zero Waste

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Pastikan Kendaraan Bermotor Memenuhi Persyaratan Teknis dan Laik Jalan, Ditlantas Polda Jambi Tegas Tertibkan Knalpot Brong

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Operasi Patuh Siginjai 2026 Dimulai, Kapolresta Jambi : Kedepankan Preemtif dan Preventif dalam Bertugas

Berita Terbaru