Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung Siginjai Andalan Swasembada dan Inovasi Zero Waste
JAMBI – Polda Jambi terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan benih jagung komposit SAS (Siginjai Andalan Swasembada) serta pemanfaatan hasil dan limbah jagung menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.
Program tersebut ditampilkan melalui kegiatan pertanian di Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, yang memperlihatkan potensi pengembangan jagung sebagai komoditas pangan sekaligus sumber peningkatan keswasembadaan masyarakat.
Melalui program ini, Polda Jambi mendorong pemanfaatan benih jagung SAS Siginjai Andalan Swasembada sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat kemandirian pangan. Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi petani melalui pemanfaatan hasil panen secara optimal.
Tidak hanya berfokus pada produksi jagung, program ini turut mengedepankan konsep zero waste atau minim limbah. Hasil panen dan bagian tanaman jagung yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti bahan pakan ternak, pupuk kompos, biochar atau arang hayati, serta produk olahan lainnya yang memiliki potensi ekonomi.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya pertanian, serta mendorong tumbuhnya ekosistem pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bentuk komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Polda Jambi berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai langkah konkret, termasuk mendorong pengembangan benih jagung, peningkatan produktivitas pertanian, serta pemanfaatan hasil panen dan limbah pertanian agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas
Ia menjelaskan, pengembangan benih jagung SAS Siginjai Andalan Swasembada dan penerapan konsep zero waste merupakan langkah yang dapat mendorong pertanian lebih produktif sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
“Pertanian tidak hanya berbicara tentang hasil panen, tetapi juga bagaimana hasil tersebut dapat diolah dan dimanfaatkan secara maksimal. Dengan inovasi dan kolaborasi, limbah pertanian pun dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” lanjutnya.
Kabid Humas juga mengajak seluruh elemen masyarakat, kelompok tani, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi lokal dan pengembangan inovasi di sektor pertanian.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan keSwasembadaan petani, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan di wilayah Provinsi Jambi.
Melalui program ini, Polda Jambi berharap sektor pertanian dapat terus berkembang sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat. Sejalan dengan semangat Polri Presisi, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan dan meningkatkan keswasembadaan masyarakat.










