Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:15 WIB

Perkuat Fundamental Bisnis dan Fokus Transformasi Layanan, Pelindo Kembali Masuk Fortune 500 Southeast Asia

Perkuat Fundamental Bisnis dan Fokus Transformasi Layanan, Pelindo Kembali Masuk Fortune 500 Southeast Asia

Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali masuk dalam daftar Fortune 500 Southeast Asia (FSEA500) 2025 yang memuat 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan (revenue) tahun fiskal hingga 31 Desember 2024.

Media ekonomi global, Fortune, menempatkan perseroan pada peringkat ke-4 untuk kategori Shipping Industry di Asia Tenggara dan peringkat ke-157 di antara 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga  Bersama Selegram dan Influencer, Ditintelkam Polda Jambi Ajak Sajikan Konten-konten Mengedukasi Jelang Pilkada Serentak 2024

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin menyampaikan terpilihnya Pelindo dalam daftar untuk kedua kalinya merupakan validasi atas upaya konsisten perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis.

“Kami terus berupaya memperkuat fundamental bisnis dengan fokus pada transformasi layanan, peningkatan kapabilitas SDM, serta sinergi dalam pengembangan ekosistem maritim yang lebih efisien,” ujar Ali.

Selain itu, Pelindo juga melakukan beberapa project strategis untuk memperluas bisnis dan perkuatan konektivitas logistik, di antaranya Pengembangan Ekosistem Kalibaru, Pengembangan Kawasan Industri JIIPE, Pembangunan Terminal dan Kawasan Industri Kijing, serta pengoperasian pelabuhan Makassar New Port.

Baca Juga  Jambi Mantap Terkelola: Ketika Stabilitas Pangan dan Kelancaran Mudik Bukan Sekadar Kebetulan

Di sisi peningkatan kualitas pelayanan, pada bulan Mei lalu Pelindo meluncurkan Customer Care Pelindo 102. Customer Care ini menjawab kebutuhan pengguna jasa terhadap akses layanan yang cepat, mudah diakses, dan responsif.

Ali menambahkan, dari sisi operasional, sepanjang tahun 2024, Pelindo mencatat pertumbuhan yang solid di hampir seluruh lini layanan pelabuhan. Arus peti kemas tercatat mencapai 18,8 juta TEUs, meningkat 7% dibandingkan tahun 2023. Sementara itu, arus barang melonjak hingga 201 juta ton, tumbuh 18% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga  Sinergi untuk Keselamatan: Pelindo Jambi Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen K3

Pertumbuhan juga terjadi pada arus kapal yang mencapai 1,4 milyar GT, mengalami peningkatan 11%, serta arus penumpang yang menembus 19,4 juta orang, naik 8% dari tahun 2023.

“Kami akan terus berkomitmen menjaga tren positif ini dengan fokus pada transformasi layanan, penguatan konektivitas antarpelabuhan, integrasi layanan peti kemas serta kerja sama strategis,” tutup Ali.

Share :

Baca Juga

Berita

Dorong Pendekatan Preventif dan Respons Cepat di Jambi, Danrem 042 Gapu Pimpin Rakor Lintas Sektoral Antisipasi Karhutla 2026

Berita

Momen Idul Fitri 1446 H, Kapolda Jambi Hadiri Halal Bihalal bersama Gubernur Pererat Silaturahmi, Jaga Persatuan dan Kesatuan

Berita

Polri Berbagi, Satlantas Polresta Jambi Bagikan Nasi Kotak ke Masyarakat

Berita

Bersama Pengurus, PWI Kota Jambi Gelar Baksos ke Panti Asuhan dan Buka Bersama Pererat Silaturahmi

Berita

DPRD Provinsi Jambi Dorong Perda HIV/AIDS, Antisipasi Berakhirnya Global Fund 2030

Berita

Sasar Kalangan Mahasiswa, Satgas Preemtif Operasi Zebra Siginjai 2025 Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di Universitas Adiwangsa Jambi

Berita

Ikuti Rangkaian Hari Pers Nasional 2026 di Banten, Kontingen SMSI Provinsi Jambi Kirimkan 18 Pengurus

Berita

Ketua DPRD Provinsi Jambi Dorong Peran Generasi Muda Lebih Inovatif dan Adiktif Hadapi Tantangan Dunia Kerja di Era Digital Dalam Rejuvenasi Gerakan tahun 2026