Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Nasional / Pemerintahan

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:24 WIB

Terkait Pelaksanaan Ibadah Haji, Ketum LDII Apresiasi Presiden Prabowo

Terkait Pelaksanaan Ibadah Haji, Ketum LDII Apresiasi Presiden Prabowo 

Jakarta – Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo terkait pelaksanaan ibadah haji. Ia menegaskan, ibadah haji adalah rukun kelima yang hanya bisa dilaksanakan mereka yang sudah mampu, baik secara spiritual maupun fisik dan mental.

“Ini bukan hanya perkara mampu secara finansial, tapi soal ketakwaan. Dan yang perlu menjadi catatan, tantangan menjalankan ibadah haji sejak Rasulullah SAW adalah tantangan fisik dan mental. Dengan kebijakan yang membuat jamaah nyaman dan aman, setidaknya kita bisa membuat haji menjadi ibadah yang makin menentramkan,” papar KH Chriwanto.

Ia mengambil contoh, peresmian Terminal Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), di Tangerang, Banten, pada Minggu (4/5/2025). Dengan adanya terminal tersebut, jamaah haji dimuliakan dan merasa nyaman sebelum naik ke pesawat, “Sebelumnya, jamaah haji bergerombol bahkan duduk di lantai. Dengan kapasitas 94 juta jamaah setiap tahunnya, jamaah haji bisa nyaman. Ini membuat psikologis jamaah sudah tenang sebelum berangkat,” ujarnya.

Baca Juga  Pastikan Sesuai SOP, Polres Kerinci Laksanakan Cek Senjata Api Bagi Personil Polres dan Polsek

Di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soeta ini, jamaah haji Indonesia akan menggunakan jalur tersendiri yang disebut Makkah Route untuk mengantre di konter-konter Imigrasi Arab Saudi di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Sebanyak 10 konter imigrasi disiapkan khusus untuk melayani jamaah haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci. Di konter Imigrasi Arab Saudi itu, para jamaah haji langsung mendapatkan stempel dari otoritas Arab Saudi sehingga setibanya mereka di Arab Saudi, para jamaah haji tidak lagi mengantre di konter Imigrasi.
Hal yang juga perlu mendapar perhatian adalah sesampainya jamaah haji di Madinah maupun Mekkah. Jamah haji yang kehilangan koper, berebut kamar, dan ketua rombongan yang tiba-tiba sudah khusuk beribadah meninggalkan jamaahnya dalam keadaan kacau balau, selalu menjadi kritikan kepada penyelenggara haji, “Ingat ini zaman media sosial, masyarakat lebih suka curhat dan mengadukan suatu masalah di media ketimbang kepada petugas haji secara langsung,” tutur KH Chriswanto.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jambi Pantau Langsung Pendistribusian Cabai di Pasar Angso Duo

Oleh karena itu, ia menyambut baik pembangunan kampung haji yang digagas Presiden Prabowo. Menurutnya, DPP LDII melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) terus melaksanakan perbaikan-perbaikan layanan, “Para pengurus KBIHU yang berada di bawah naungan LDII, kami dorong untuk terus meningkatkan pelayanan dan meminimalkan perasaan terabaikan dari jamaah haji,” tegasnya.

KH Chriswanto berpendapat dengan rencana Presiden Prabowo untuk membangun perkampungan haji, bakal meningkatkan kenyamanan dan keamanan pelaksanaan haji, “Semuanya akan terkontrol dan diharapkan dapat memusatkan kegiatan jamaah Indonesia di satu lokasi, sehingga memudahkan koordinasi dan pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah,” ujarnya dengan optimistik.

Ia menegaskan dengan jumlah jamaah haji dan umrah yang mencapai lebih dari 2 juta- 2,2 juta orang per tahun, pemerintah harus hadir untuk untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Apalagi jamaah haji dan umrah, umumnya adalah masyarakat yang sudah lanjut usia, sehingga benar-benar harus diurus dengan baik dengan perhatian khusus,” ungkapnya.

Baca Juga  Lakukan Optimalisasi, Dirlantas Polda Jambi Minta Dishub dan BPTD Tertibkan Bus Berloket di Luar Terminal Tipe A Alam Barajo

Apalagi jamaah haji dan umrah telah menabung cukup lama, dan juga menunggu cukup lama. Untuk itu, menurut KH Chriswanto Santoso mendukung pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik. Terkait, urusan haji dan umrah akan diserahkan kepada lembaga khusus dalam bentuk kementerian ataupun lembaga baru, KH Chriswanto menyatakan dukungannya, “Asalkan pendirian kementerian atau lembaga baru tersebut dipandang pemerintah efektif, efisien, transparan dan mampu menjawab kepuasan jamah haji dan umrah,” tegasnya.

Dalam pandangan KH Chriswanto, DPP LDII mendukung sepenuhnya mengenai ide, agar biaya haji Indonesia lebih murah dibanding negara lain. Bagi DPP LDII, menurunkan biaya haji sangat memungkinkan, dengan cara efektivitas dan transparansi, “Terutama, mampu transparan dan secara kreatif mengelola dana haji dari masyarakat. Pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah Jelang Lebaran, Kodim 0416/Bute Gelar Bazar Ramadhan

Berita

Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polresta Jambi Amankan Satu Pelaku Diduga Bandar dan 13 Paket Sabu 

Berita

Diskusi Kebangsaan PMKRI Bahas Evaluasi Pelaksanaan Pemilu dan revitalisasi demokrasi usai Pemilu 2024

Berita

Hutama Karya Rampungkan Huntara Tahap 2 Perkuat Upaya Pemulihan Pasca Bencana di Aceh Timur

Berita

Pantau Karhutla dan Progres Tol Lewat Udara Kapolda Jambi : Sudah Tidak Terlihat Adanya Titik Api Signifikan

Berita

Arus Lalu Lintas Berangsur Normal, Dirlantas Polda Jambi: Pengaturan Arus Dilakukan Bertahap

Berita

Diserahkan ke Danrem 042 Gapu, Ketua PWI Kota Jambi Berikan Plakat Sinergitas saat Olahraga Bersama Insan Pers

Berita

Pastikan Perayaan Imlek Aman dan Kondusif, Polda Jambi Siap Turunkan Ratusan Personel PAM Imlek 2026