Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi / Pemerintahan / Politik

Selasa, 8 Oktober 2024 - 19:42 WIB

Jadi Perhatian Khusus Intake Aur Duri Longsor, Waka I DPRD Provinsi Ivan Wirata dan Ketua DPRD Kota KFA Tinjau Langsung Penanganan

Jadi Perhatian Khusus Intake Aur Duri Longsor, Waka I DPRD Provinsi Ivan Wirata dan Ketua DPRD Kota KFA Tinjau Langsung Penanganan

JAMBI – Intake Aur Duri yang mengalami longsor mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, dan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang turun langsung ke lokasi pada Selasa, 8 Oktober 2024. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan segera dilakukan guna menjaga kelangsungan pasokan air bersih bagi warga Kota Jambi.

Ivan Wirata menegaskan pentingnya upaya penyelamatan Intake Aur Duri, yang merupakan salah satu sumber utama suplai air bersih di kota ini. Ia menekankan bahwa Perumda Tirta Mayang harus mendapatkan dukungan penuh, terutama dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS), yang memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan infrastruktur penunjang.

Baca Juga  Pastikan kenyamanan Penonton, Penyelenggara Konser Sajiwa Fest 2035 Siapkan berbagai Fasilitas di Area Konser

“Perumda Tirta Mayang harus diselamatkan. BWSS sudah bertanggung jawab untuk pembangunan infrastruktur di sekitar intake ini. Koordinasi dengan BWSS berjalan dengan baik, dan mereka sudah turun ke lapangan untuk menginventarisasi langkah-langkah yang harus dilakukan,” kata Ivan.

Ia juga menambahkan, “Kami berbagi tugas. BWSS akan mendesain drainase, penguatan tebing, dan pengelolaan sampah di sekitar intake. Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kota Jambi agar upaya ini bisa dilakukan secara kolaboratif. Kami menargetkan pada 2025 masalah ini bisa terselesaikan,” ujar Ivan Wirata.

Kejadian longsor di Intake Aur Duri ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Jambi pada Jumat dinihari, 4 Oktober 2024. Longsor tersebut mengakibatkan pagar intake runtuh dan terbawa arus tanah yang longsor ke Sungai Batanghari di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Baca Juga  HK dan BPJN Jambi sosialisasikan Sistem Buka Tutup Jalan Terkait Pengerjaan Jembatan Jalan Tol di Muara Sebapo

Menanggapi situasi tersebut, Perumda Tirta Mayang segera mengambil langkah pencegahan agar longsor tidak mengganggu operasi penyadapan air baku di intake tersebut. Dwike Riantara, Direktur Utama Tirta Mayang, menyatakan kekhawatirannya jika longsor terus berlanjut, maka suplai air ke ribuan pelanggan akan terganggu.

“Jika intake ini terganggu, maka produksi air di instalasi pengolahan Tirta Mayang akan berhenti, berdampak pada suplai air untuk lebih dari 23 ribu pelanggan di Kecamatan Telanaipura, Alam Barajo, dan sebagian Kota Baru,” ujar Dwike yang ikut meninjau lokasi longsor pada Jumat pagi.

Walaupun saat ini operasional intake dan instalasi pengolahan air masih berjalan normal, Dwike mengungkapkan kekhawatiran bahwa longsor dapat menggerus struktur dermaga dan rumah panel pompa. Untuk mencegah dampak lebih lanjut, Mustazal Khomidi, Direktur Teknik Tirta Mayang, menyatakan pihaknya akan segera mengambil tindakan.

Baca Juga  Ketua DPRD M Hafiz Pimpin Rapat bersama Asosiasi Honorer Se-Provinsi Jambi

“Kami akan memasang tiang pancang, bar screen, dan bronjong sebagai langkah pencegahan agar longsor tidak merusak lebih jauh konstruksi intake,” jelas Mustazal.

Ia menambahkan bahwa peningkatan curah hujan serta volume dan arus air Sungai Batanghari meningkatkan risiko longsor dan erosi di kawasan intake. Menurutnya, longsor di area tersebut telah berlangsung sejak tahun lalu, namun baru kali ini sampai meruntuhkan pagar bangunan.

Sebelumnya, Tirta Mayang telah berkoordinasi dengan BWSS VI Jambi untuk mengantisipasi erosi dan longsor di Intake Aur Duri. Namun, karena keterbatasan anggaran, pekerjaan mitigasi baru dapat dilaksanakan pada tahun depan.

Dengan situasi ini, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BWSS diharapkan dapat segera mencegah dampak lebih besar yang dapat mempengaruhi pasokan air bersih di Kota Jambi.(*).

Share :

Baca Juga

Berita

Rampungkan Persiapan Upcara HUT RI Ke-79, Pj Wali Kota Jambi Kukuhkan Paskibraka

Berita

Konten Kreator Kerinci Mbak Yuu Presiden Mamek Pesohor Negri melaporkan sebuah akun di media sosial TikTok ke Polres Kerinci

Berita

Bersama Forkompimda, Danrem 042 Gapu Dampingi Gubernur Jambi Serahkan Remisi ke Napi Lapas Kelas II A Jambi HUT Kemerdekaan RI ke 79

Berita

WARGA BLOK C PERUMNAS AURDURI, GELAR UPACARA BENDERA HUT RI KE-79, SEBAGAI WUJUD KECINTAAN TERHADAP NKRI

Berita

Bawaslu Sungai Penuh Gelar Rakor Evaluasi Pemilihan Serentak 2024

Berita

DPP ADAMBI Periode 2024–2029, dipimpin oleh Putra Asli Kerinci Jambi

Berita

Tak Hanya Bagikan Takjil Gratis, Kapolres Sarolangon Turut Buka Puasa Bersama Bupati, Mahasiswa, OKP dan Eks Geng Motor

Berita

Ditpolairud Polda Jambi Ajak Anak-anak Cinta Bahari Melalui Program Polsanak