Milenial Keren Gagas Bank Sampah untuk Mendukung Program Paslon Antos-Lendra
Sungai Penuh – Milenial Keren terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan jumlah sampah di wilayah Kota Sungai Penuh, salah satu yang di lakukan yakni dengan mengagas Bank Sampah untuk dapat berperan aktif agar efektif menurunkan jumlah sampah.
Selain itu, Milenial Keren juga mengajak masyarakat untuk melakukan penerapan 3R, agar dapat melakukan perubahan pandangan dan gaya hidup masyarakat akan bahaya dan permasalahan sampah, dimana kegiatan itu bertujuan mendukung Gerakan dan Program Paslon Nomor urut 3 yakni Antos-Lendra.
Ketua Milenial Hengki Nofison mengungkapkan, sampai saat ini sampah masih menjadi tantangan Pemkot yang harus segera terselesaikan, meskipun saat ini beberapa upaya telah dilakukan, seperti TPS3R berada dikecamatan masing-masing yang belum cukup efektif dalam pengurangan sampah.
“ Kami mengagas Bank Sampah ini agar masyarakat bisa sadar akan sampah yang bisa diolah kembali, serta hal ini kami gagas agar bisa mendukung program pak Antos-Lendra,” Ungkapnya. Minggu (17/11)
Hengki menambahkan, untuk mendukung program ini pihaknya mengagas ini dengan inisiaf Bersama tim milenial Keren, salah satunya dengan Aksi Gerakan Zero Sampah Anorganik melalui bank sampah.
“ Semakin tumbuhnya bank sampah di Kota kita tidak bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari masyarakat, sehingga kekuatan menyelesaikan permasalahan sampah ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga dari aspek perubahan perilaku sosial di masyarakat,” tambahnya
Selain itu, Hengki juga mengajak kaum milenial untuk ikut mengelola sampah dengan bijak. Dimana zero waste ini memiliki konsep berupa penerapan 3R, yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) yang mudah dilakukan oleh masyarakat khususnya Kaum Milenial atau Generasi Z.
“Dengan gerakan zero waste ini dapat menjadi mindset agar masyarakat melakukan perubahan gaya hidup yang lebih memperhatikan bahaya dan permasalahan sampah di Kota Sungai Penuh dengan memanfaatkan bank sampah sebagai langkah pengelolaan sampah,” ujarnya.
Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah.
Berikut cara menabung di Bank Sampah:
1. Pilah sampah sesuai jenis dari rumah (Anorganik, Organik, Dan Residu),
2. Setorkan sampah Anorganik terpilah ke Bank Sampah,
3. Registrasi menjadi nasabah Bank Sampah di Kota Sungai penuh dengan menyiapkan kartu identitas,
4. Sampah akan ditimbang oleh petugas,
5. Hasil penimbangan dicatat dan dibukukan oleh petugas,
6. Menerima buku tabungan sampah
Hasil dari tabungan sampah kami donasikan utk ibu-ibu rumah tangga yang sudah mendonasikan sampahnya (dalam bentuk deterjen).
Dewi Wilonna










