Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla, Danrem 042 Gapu : 82 Pos Diaktifkan Lakukan Antisipasi Terjadinya Karhutla
JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalukan upaya pencegahan dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah yang ada.
Dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr H Al Haris bertempat di Lapangan Makorem 042 Gapu, Apel Siaga Darurat bencana Karhutla turut diikuti semua elemen, baik TNI-Polri, Pemerintah, Kejaksaan, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, pihak Perusahaan hingga masyarakat peduli api.
Selain Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Nyamin, turut hadir Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, Wakajati Jambi Bima, Kakan Basarnas, Kepala BPBD, Brimob, dan para peserta apel.
Disampaikan Gubernur Al Haris bahwa apel ini merupakan upaya dari Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyiapkan siaga bencana Karhutla, yang mana dari hasil BMKG bahwa Jambi termasuk Provinsi yang akan mengalami kekeringan, kemarau dan Elnino.
“Ini sudah kita lihat di beberapa daerah yang tidak ada hujan, serta sumber air juga terganggu (kering), dan berdampak apabila ada daerah yang terjadi kebakaran,” ujarnya, Selasa (10/6/2026).
Dari kejadian Karhutla di tahun-tahun sebelumnya maka kita persiapkan untuk menimalisir dampak Karhutla yang akan terjadi di wilayah Provinsi Jambi.
“Kita berusaha dan berupaya agar kemarau ini tidak berdampak semakin parah di Jambi,” ungkapnya.
Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut Gubernur Jambi Dr H Al Haris turut menyematkan Plh Dansatgas Bencana Karhutla kepada Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Nyamin.
Yang mana saat diwawancarai, Brigjen TNI Nyamin menyampaikan bahwa saat ini telah pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan 82 pos yang didirikan di tempat-tempat yang menjadi potensi kerawanan Karhutla.
“82 Pos tersebut kita aktifkan untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla khususnya di wilayah lahan gambut,” ujarnya.
Danrem menambahkan bahwa pihaknya bersama tim baik TNI-Polri, Pemerintah dan instansi terkait lainnya telah melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Kita berharap meskipun tahun ini mengalami Elnino Gozila (kekeringan) tidak terlalu lama, sehingga kita terus melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasinya,” jelasnya.
Salah satu upaya yang telah dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana Karhutla diantaranya menyiapkan sarana dan prasarana khususnya di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla. (Syah)










