Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Infrastruktur / Kota Jambi / Pemerintahan

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:15 WIB

BPTD Kelas II Jambi Prediksi 1,90 Juta Warga Bepergian Saat Lebaran 2026, Titik Rawan Bencana Kerinci Diantisipasi

BPTD Kelas II Jambi Prediksi 1,90 Juta Warga Bepergian Saat Lebaran 2026, Titik Rawan Bencana Kerinci Diantisipasi

JAMBI – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi memprediksi pergerakan masyarakat pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan signifikan.

Kepala BPTD Kelas II Jambi Dr H Benny Nurdin Yusuf menegaskan kesiapan sarana, prasarana, hingga langkah antisipasi di titik rawan kecelakaan dan bencana, khususnya di wilayah Kerinci.

Kepala BPTD Kelas II Jambi Dr Benny Nurdin dalam keterangannya menyampaikan, secara nasional pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia. Sementara di Provinsi Jambi, diperkirakan sebanyak 1,90 juta jiwa akan melakukan perjalanan selama periode Angkutan Lebaran 2026.

“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-4 dan H-3 atau tanggal 17 dan 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik pada H+2 dan H+3 atau 24 dan 25 Maret 2026. Kami telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasikan Aksi Kenakalan Remaja di SMPN 2, Kapolresta Jambi: Masa Depan Generasi Harapan Bangsa

Di simpul transportasi Terminal Tipe A, berdasarkan data persentase kenaikan dan forecasting, diperkirakan kendaraan datang sebanyak 509 bus dan kendaraan berangkat mencapai 2.243 bus. Sementara jumlah penumpang datang diprediksi 4.317 orang dan penumpang berangkat mencapai 27.003 orang.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, BPTD Kelas II Jambi telah menyiapkan empat Terminal Tipe A, yakni Terminal Alam Barajo, Sribulan, Pulau Tujuh Bangko, dan Muara Bungo. Selain itu, tiga Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) dialihfungsikan menjadi rest area, masing-masing di Merlung, Muara Tembesi, dan Pelawan.

Baca Juga  Terbaik II Se-Indonesia, BPTD Kelas II Jambi Raih Penghargaan BPTD

“Kami juga telah melaksanakan rampcheck sejak 1 Januari hingga 25 Februari 2026 terhadap 3.450 kendaraan. Hasilnya, 83,7 persen dinyatakan laik jalan, 14,7 persen diberikan peringatan, dan 1,6 persen ditilang serta dilarang beroperasi. Ini komitmen kami memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan,” tegasnya.

Pada periode persiapan Angkutan Lebaran (23–25 Februari), sebanyak 149 kendaraan kembali diperiksa dengan hasil 77,2 persen laik jalan, 16,8 persen peringatan, dan 6 persen ditilang serta dilarang operasi.

Selain itu, terdapat delapan posko Angkutan Lebaran yang diselenggarakan BPTD Kelas II Jambi, serta 24 masjid besar yang berpotensi dimanfaatkan sebagai rest area tambahan di sepanjang jalur mudik.

Kepala BPTD juga menyoroti adanya 60 titik rawan kecelakaan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Khusus di Kabupaten Kerinci, pihaknya memberi perhatian lebih terhadap titik rawan bencana, terutama jalur yang berpotensi longsor dan pohon tumbang akibat curah hujan tinggi.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Layanan Sosial di Terminal Alam Barajo Jambi, BPTD Kelas II Jambi Teken MoU dengan Dinas Sosial Kota Jambi

“Wilayah Kerinci memiliki kontur perbukitan dan pegunungan, sehingga beberapa ruas jalan berpotensi terjadi longsor, terutama saat hujan deras. Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan alat berat, rambu peringatan tambahan, serta rekayasa lalu lintas apabila terjadi kondisi darurat,” jelasnya.

Kepala BPTD mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan prima sebelum bepergian, mematuhi rambu lalu lintas, serta memantau informasi cuaca dan kondisi jalan terkini.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan lancar,” pungkas Kepala BPTD Kelas II Jambi.

Share :

Baca Juga

Berita

Dilantik Jadi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Siap Jadi Garda Terdepan Berikan Bimbingan Anak-anak Raih Masa Depan

Berita

Informasi Terkini Trafik Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 26 Maret 2026

Berita

Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Rachmad Pimpin Langsung Upacara Sertijab Dandim 0417 Kerinci

Berita

Bea Cukai Jambi Musnahkan Barang Bukti Hasil Penindakan, Kerugian Negara Rp2,47 miliar Berhasil Diselamatkan

Berita

Sambangi Ponpes Al-Kautsar, Ditlantas Polda Jambi Ajak Santri Taat Lalu Lintas dan Wujudkan Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan

Berita

Berbagi Kebaikan, Kapolresta Jambi, Ketua Bhayangkari Cabang, Kasat Lantas dan PMII Bagikan Takjil ke Warga

Berita

Pembunuh Sopir Travel Asal Jambi, Polda Jambi terbitkan DPO terhadap Dua pelaku

Berita

Wabup Muaro Jambi Apresiasi Langkah Polres Muaro Jambi Bubarkan Aktivitas Musik DJ Terindikasi Penyalahgunaan Narkoba