Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi  Ny. Puput Husaini, Bawa IAD Bangka Tengah Juara Pertama Lomba Senam Kreasi Acara Puncak Hari Adat Melayu Jambi ke 2 Dihadiri Langsung Kapolda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:17 WIB

Hadirkan Dr. Woro Handayani dan AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto Sampaikan Kuliah Umum di Universitas Jambi

Hadirkan Dr. Woro Handayani dan AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto Sampaikan Kuliah Umum di Universitas Jambi

JAMBI – Kepemimpinan sejati bukan tentang kekuasaan, melainkan tentang pengaruh yang menginspirasi perubahan. Pesan inilah yang mengemuka dalam Kuliah Umum bertajuk “Kepemimpinan Dalam Pendidikan Menuju yang Amat Terpelajar” yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Aula Lantai 4 Graha Kemas Muhammad Soleh, Telanaipura, Kota Jambi.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Doktoral Manajemen Kependidikan itu menghadirkan Dr. Woro Handayani, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah/Kepala Satuan Pendidikan SMKN 2 Kota Jambi, sebagai narasumber utama. Dia turut didampingi mentornya, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, S.H., S.I.P., M.H., M.Pd., praktisi pendidikan sekaligus personel Ditbinmas Polda Jambi, yang berperan sebagai pemateri tambahan.

Baca Juga  Koalisi Penyelamat Pilar Demokrasi di Jambi Demo Tolak RUU Penyiaran

Kepemimpinan Holistik: Menyentuh Akal, Hati, dan Budaya Sekolah

Dalam paparannya, Dr. Woro Handayani menekankan konsep Kepemimpinan Holistik, yaitu pendekatan kepemimpinan yang memandang sekolah sebagai ekosistem utuh bukan sekadar lembaga administratif.

“Pemimpin pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun keseimbangan antara kognitif, afektif, moral, dan kultural agar transformasi pendidikan berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Lanjutnya, Kepemimpinan holistik, harus Menghubungkan antara pembelajaran, pembentukan karakter, dan budaya sekolah, Menyeimbangkan kepemimpinan kepala sekolah, guru, dan siswa (distributed leadership), Berorientasi pada pengaruh dan komitmen, bukan sekadar kekuasaan, dan Berbasis nilai, etika, dan kemanusiaan sebagai inti perubahan.

Model kepemimpinan seperti ini diyakini akan menghasilkan sekolah yang Berkualitas dalam pembelajaran, Membangun karakter dan tanggung jawab sosial, Menciptakan budaya inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Kedatangan AKBP Ramadhanil dan Istri Disambut Tradisi Pedang Pora

Dr. Woro merangkum lesson learned yang menjadi refleksi penting bagi calon pemimpin pendidikan, Pemimpin sejati menginspirasi, bukan memerintah.
Transformasi pendidikan dimulai dari kemampuan memberi teladan dan memberdayakan, Perubahan dimulai dari level mikro. Guru dan siswa berperan sebagai pemimpin kecil (micro leaders) yang menumbuhkan budaya positif.

Sinergi tiga kepemimpinan, Pedagogis (Satu Guru Satu Buku), Moral (Belastik tanggung jawab sosial dan lingkungan), Kultural (Sekolahku Rumahku).
Termasuk pembentukan TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) sebagai langkah nyata.

Dia juga mengatakan Kepemimpinan terdistribusi adalah kunci.
Semua warga sekolah berperan aktif dalam perubahan. Keteladanan menciptakan budaya berkelanjutan.
Teladan lebih kuat dari instruksi dalam membentuk perilaku dan komitmen bersama.

Baca Juga  Semarak HUT TNI ke-80, Korem 042/Gapu Gelar Bakti Kesehatan di Lapangan Tenis Indoor Korem

Menariknya, Dr. Woro juga menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif “Model Kolaborasi Multi Stakeholders dalam Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di Provinsi Jambi”, yang digagas oleh AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto.

Sebagai implementasi nyata di SMKN 2 Kota Jambi, ia telah menginisiasi pembentukan TPPK, serta penyusunan modul guru dan siswa anti kekerasan dan anti kenakalan remaja.

“Kolaborasi lintas sektor antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum menjadi langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang aman,” tutur Dr. Woro.

Kegiatan kuliah umum ini menjadi ruang reflektif bagi para mahasiswa doktoral untuk memahami makna kepemimpinan yang sejati kepemimpinan yang menyentuh akal, hati, dan budaya.

(Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Dirlantas Polda Jambi Jadi ‘Role Model’, Edukasi Ratusan Driver Ojol Lewat Pelatihan Safety Riding

Berita

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jambi Gelar Olahraga Bersama Masyarakat dengan Doorprize Motor Listrik

Berita

Gunakan Jalur Darat, PWI Kota Jambi Hadiri Kongres PWI Pusat 2025 di Cikarang, Kabupaten Bekasi

Berita

Polsek Pasar Polresta Jambi Lakukan Penindakan Terhadap Penjual Miras saat Operasi Pekat

Berita

Warga Tiga Desa Seleman Siap Mendukung dan Memilih Nomor 2 Tafyani-Ezi

Berita

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Konselor Lingkup Polda Jambi Tahun 2024 Dibuka Karo SDM Polda Jambi

Berita

Ungkap Pengangkutan 12,3 Ton BBM Ilegal, Ditreskrimsus Polda Jambi Turut Amankan Tiga Pelaku

Berita

Silaturahmi di Momen Idul Fitri, Kajati Jambi Pimpin Apel Pagi dan Halal Bihalal