Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:44 WIB

Jelang Ramadhan 2026, Polda Jambi Cek Harga dan Pasokan Pangan di Pasar Tradisional Angso Duo

Jelang Ramadhan 2026, Polda Jambi Cek Harga dan Pasokan Pangan di Pasar Tradisional Angso Duo

KOTAJAMBI – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Subdit I Indagsi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan atau pasokan bahan pangan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo, Kota Jambi, sebagai langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadan tahun ini.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia melalui Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan mengatakan pengecekan dilakukan terhadap 14 komoditas bahan pangan pokok yang ada di pasar Induk Angso Duo Jambi tersebut dan hasil pemantauan secara umum harga masih relatif terjangkau dan pasokan bahan pokok dalam kondisi cukup tersedia.

Baca Juga  Pertengahan Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Jambi Terus Lakukan Pemantauan Stok dan Harga di Pasar Tradisional

“Untuk bahan pangan secara umum masih aman, harga rata-rata masih terjangkau dan pasokannya juga masih lumayan banyak,” ujarnya Selasa (3/2/2026).

Namun demikian, Polda Jambi bersama tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang turun kelapangan masih menemukan beberapa catatan, salah satunya terkait penjualan minyak goreng merek Minyak Kita yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter, ditemukan beberapa pedagang menjual dengan harga Rp16.000 per liter atau selisih sekitar Rp300.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pemantauan Stok dan Harga Cabe hingga Daging Beku

“Alasan pedagang karena tidak memiliki uang kecil untuk kembalian, tetapi tetap kami ingatkan agar menjual sesuai HET supaya tidak menimbulkan keresahan atau informasi liar di masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, temuan juga terjadi pada komoditas beras premium. AKBP Hernawan menyebut ada satu merek beras premium yang dijual di atas HET, yakni mencapai Rp15.600 per kilogram, padahal HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.400 per kilogram.

“Kami sudah menyampaikan langsung kepada pengecer agar menjual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah dan untuk komoditas lainnya harga dan pasokannya relatif aman,” lanjutnya.

Baca Juga  Penguatan Integritas Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi, OJK Gelar Governansj Insight Forum di Kalsel

AKBP Hernawan menegaskan kegiatan pengecekan dan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Polda Jambi juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Bapanas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Bulog.

“Intinya kami ingin menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Sosok Bripda M Hadirsya Fadli Pelatih Taekwondo Yang Berhasil Peroleh 10 Mendali Emas dan 3 Perak Ajang Kapolri CUP

Berita

Pemkot Sungai Penuh Sidak Pasar Pantau Harga Bahan Pokok

Berita

Humanis dan Responsif, Polri di Apresiasi Usai Tangani Bentrok Aksi Mahasiswa di Jambi

Berita

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapurna TMMD ke-46 TA 2025 Secara Virtual

Berita

Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba, Danrem 042/Garuda Putih Hadiri HANI 2026

Berita

KBO Ditpolairud Polda Jambi Hadiri Rapat Bahas Penolakan Warga Terkait Pencarian Benda Purbakala di Sungai Batanghari

Berita

Terus Belajar Dibalik Jeruji, Warga Binaan Lapas Muara Tebo Terima Rapor Paket B dan C

Berita

Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu, Kapolda Jambi : Tugas Kita Hanya Mengamankan