Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kerinci

Kamis, 13 Februari 2025 - 22:05 WIB

Masyarakat Lubuk Paku Demo Tuntut Pengembalian Pulau Kandis. Ini Penjelasan Pihak PLTA Kerinci

Masyarakat Lubuk Paku Demo Tuntut Pengembalian Pulau Kandis. Ini Penjelasan Pihak PLTA Kerinci

Kerinci – Sekelompok masyarakat yang mengataskan namakan Peduli Pulau Kandi melakukan aksi demo didepan kantor PT. MKH PLTA Kerinci pada Kamis 13/02/2025.

Dalam orasi masa menyebutkan menuntut penjelasan dari PT. KMH diduga hilangnya Pulau Kandis akibat genangan air dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Merangin, mereka menyebut pulau tersubut telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat setempat yang lenyap dan memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang lebih luas.

Baca Juga  Kejuaaran Pencak Silat Tradisional Open Championship II Tebo 2024, Atlet Pencak Silat Dembalang Negeri Raih Puluhan Medali Emas, Perak dan Perunggu

Terpisah Manager Humas PT. KMH PLTA Kerinci Aslori Ilham saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, ia tidak mengerti apa yang didemo masyarakat namu jika masyarakat tidak puas itu hak masyarakat dan menyarankan untuk menempuh jalur hukum, karena Pihak PLTA sudah memberikan kompensasi untuk lokasi pulau kandi tersebut kepada Kepala Desa dan Lembaga Adat desa.

“ Bener ada demo tadi katanya sih dari masyarakat lubuk paku, saya sendiri juga bingung yang mereka tuntut, mereke mita penjelasan dan sudah kita jelaskan bahwa kompensasi sudah kami berikan ” Ucap Aslori saat dikonfirmasi via whatups (Kamis, 13/02)

Baca Juga  Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Kerinci Hadiri Peringatan Hari Jadi RAPI Lokal 12 Pendung

Lanjut Aslori mengatakan itu hanya segelintir orang yang tidak puas dengan penjelasan kades.
“ Itu hanya sebagian saja yang tidak puas dengan penjelasan kades setempat, kalua masalah dampak lingkungan itu pihak yang berwenang menjelaskan, kami sebatas pembangunan yang diberikan izin, hingga saat ini PLTA aman-aman saja,” Tutupnya.

Baca Juga  Hutama Karya Komitmen Layanan Tol Lancar, Aman dan Nyaman, Berikut Informasi Trafik Arus Balik Libur Nataru di Jalan Tol Trans Sumatera

Diketahui Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci, milik PT Kerinci Merangin Hidro Power (KMH) terus dikebut. Nilai investasi pembangkit listrik ini mencapai US$ 895 juta atau Rp 13 triliun. Hingga saat ini proses pembangunan sudah mencapai 70 % dan akan beroperasi sepenuhnya pada Maret atau April 2025 mendatang.

Terpisah, Kades Lubuk Paku saat dikonfirmasi melalui whataps tidak aktif hanya centang satu.

Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Berita

Ciptakan Situasi Kamseltibcar Lantas Kondusif Jelang Operasi Ketupat 2024, Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat 

Berita

Dipimpin Dirlantas, Personel Ditlantas Polda Jambi Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas komitmen dan sanksi terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Berita

Jum’at Berkah, Kapolsek Jaluko Kunjungi Pondok Tahfiz Quran Sungai Duren

Berita

Ini Kata Kepala BNN RI saat Resmikan Gedung Baru BNNP Jambi 

Berita

Sidak Stockpile Batu Bara PT Usaha Mitra Batanghari, DPRD Jambi Tegaskan Kasus Pencemaran Akan Dibawa ke Kementerian

Berita

Upacara Peringatan HUT ke 44 Yayasab Kemala Bhayangkari Turut Diikuti Kapolda Jambi secara Zoom Meeting

Berita

Ke Surabaya Khusus Temui Pengusaha Rudi Budiman untuk Mengucapkan Terima Kasih

Berita

Turut Merasakan Duka Mendalam, Festival Gong Sitimang Tidak Diselesaikan Hingga Akhir