Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi  Ny. Puput Husaini, Bawa IAD Bangka Tengah Juara Pertama Lomba Senam Kreasi Acara Puncak Hari Adat Melayu Jambi ke 2 Dihadiri Langsung Kapolda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Nasional / Pemerintahan

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:56 WIB

Menko Infrastruktur dan Pembangunan AHY Tinjau Progres Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan 2 serta Pembangunan Jembatan Musi V

Menko Infrastruktur dan Pembangunan AHY Tinjau Progres Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan 2 serta Pembangunan Jembatan Musi V

SUMATRA SELATAN — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 serta meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Musi V, salah satu struktur strategis dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur strategis nasional berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres fisik, kualitas konstruksi, maupun kesiapan pemanfaatannya bagi masyarakat. Dalam agenda tersebut, AHY didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi Mahzareki serta Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya Muhammad Fauzan dan _Executive Vice President_ (EVP) Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya Pulung Satyo Anggono.

Hingga saat ini, progres konstruksi Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 telah mencapai 89,91% dengan progres pembebasan lahan 93,85%. Sementara itu, pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96%.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan pentingnya kualitas dan keandalan struktur sebagai fondasi konektivitas jangka panjang. “Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat dan andal untuk menyangga mobilitas manusia, barang, dan jasa menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera. Lanjutkan dan tuntaskan,” ujar AHY.

AHY juga menyampaikan, “Lanjutkan dan tuntaskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (Palembang–Betung) untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Terima kasih atas kerja kerasnya.” Pernyataan ini menunjukkan apresiasi terhadap progres pembangunan sekaligus dorongan percepatan penyelesaian agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. AHY turut menyampaikan dukungan terhadap percepatan pembebasan lahan dengan tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga  Konektivitas Pembangunan Tol Betung-Tempino-Jambi Dikebut, Progres Meningkat

Kunjungan ini menjadi penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai target. “Kehadiran Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di lapangan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga kualitas konstruksi, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta memastikan kesiapan layanan operasional agar manfaat proyek dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

AHY menyampaikan bahwa ruas Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 diproyeksikan dapat difungsionalkan secara terbatas pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kelayakan teknis, serta kesiapan operasional.

Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter dan berperan sebagai penghubung utama dua sisi ruas tol yang sebelumnya terpisah oleh Sungai Musi, menghubungkan kawasan Gandus di Palembang dengan wilayah Banyuasin. Keberadaan jembatan ini menjadi elemen kunci yang memungkinkan konektivitas tol berlangsung lebih utuh dan berkesinambungan.

Ruas tol ini merupakan bagian dari koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera yang akan menghubungkan Palembang dengan Betung dan selanjutnya terintegrasi menuju Jambi. Dengan hadirnya tol dan Jembatan Musi V, waktu tempuh perjalanan Palembang–Betung yang sebelumnya mencapai 3–4 jam diperkirakan dapat dipangkas menjadi sekitar 1 jam, sekaligus mengurangi kemacetan dan bottleneck, terutama pada periode lalu lintas padat.

Baca Juga  Informasi Terkini Trafik Long Weekend Perayaan Imlek di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 16 Februari 2026

Lebih lanjut, kehadiran Jalan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V diharapkan memperkuat konektivitas regional, memperlancar arus logistik, menurunkan biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing wilayah. Infrastruktur ini juga diharapkan menjadi ikon baru pembangunan di Sumatera Selatan dan simbol kemajuan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kunjungan kerja ini mencerminkan sinergi Pemerintah melalui kementerian/lembaga di bawah koordinasi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Perhubungan, serta Hutama Karya, dalam memastikan pembangunan infrastruktur strategis nasional berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Mardiansyah.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang ±1.235 km, baik yang telah beroperasi maupun yang masih dalam tahap konstruksi. Ruas tol yang telah beroperasi penuh antara lain Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Indralaya – Prabumulih (64 km), Tol Betung – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) (33,6 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (16,725 km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Medan – Binjai (17 km), Tol Binjai – Langsa Seksi Binjai – Pangkalan Brandan (58 km), Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar (55,4 km), Tol Padang – Sicincin (35,45 km), Tol Indrapura – Kisaran (48 km), Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 km), serta Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (49 km). (*Dikelola oleh INA, **Dikelola oleh HMW)

Baca Juga  Konstruksi Tol Betung – Jambi Seksi IV Capai Progress 80%, Segera Hadirkan Konektivitas Baru

Sekilas Tentang Hutama Karya

PT Hutama Karya (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bagian dari Danantara yang bergerak di sektor pengembangan infrastruktur dan pengelolaan jalan tol. Kami menyediakan berbagai layanan, antara lain konstruksi, investasi jalan tol, operasi dan pemeliharaan jalan tol. Dalam visinya sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia, Hutama Karya terus berkolaborasi dengan empat anak perusahaan dan dua Special Purpose Vehicle (SPV) untuk mengoptimalkan inovasi di setiap lini bisnisnya, sehingga tetap berperan penting dalam mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur di Tanah Air untuk untuk mewujudkan Asta Cita Pemerintah. Keenam anak perusahaan tersebut antara lain: PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang fokus pada jasa konstruksi, PT Hakaaston (HKA) yang menangani operasi dan pemeliharaan jalan tol, PT Hutama Karya Realtindo (HKR) yang bergerak di bidang properti, dan PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) yang berfokus pada pengelolaan jalan tol. Sementara kedua SPV nya adalah PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP) dan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL).

Share :

Baca Juga

Berita

Pastikan Kendaraan Harus Siap Pakai, Dir Polairud Polda Jambi Periksa Kekengkapan Ranmor Dinas

Berita

Dua Pekan Jelang Ramadhan Pasar Ramadhan Dan Pasar Beduk Masih Sepi Peminat

Berita

Perkuat Sinergisitas, Dir Polairud Polda Jambi Terima Kunjungan Kakan Basarnas Jambi

Berita

Diserahkan Gubernur dan didampingi Pj Bupati Kerinci, RS DKT Kerinci Terima Bantuan Ambulance dari CSR Bank Jambi

Berita

Danrem 042/Gapu Silaturahmi Halal Bihalal ke Forkopimda Jambi Usai Salat Id

Berita

Police Goes To School, Wakapolres Muaro Jambi sebagai pembina upacara Di SMAN 15

Berita

Ditpolairud Ungkap Kasus Narkoba dan Illegal Fishing Sekaligus, Komitmen Nyata dalam 100 Hari Program Kerja Kapolda Jambi

Berita

Siti Namoraja Hasibuan, Putri Matlawan Komisaris PT Tamarona Media Sarana Resmi Diangkat sebagai PPAT