Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Bungo / Daerah

Jumat, 14 November 2025 - 07:02 WIB

Warga Peninjau Blokir Jalan, Protes Aktivitas PETI Cemari Sungai Batang Tebo dan Minta Ditertibkan

Warga Peninjau Blokir Jalan, Protes Aktivitas PETI Cemari Sungai Batang Tebo dan Minta Ditertibkan 

 

Bungo – Akses jalan menuju Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang di Kabupaten Bungo sempat diblokir warga Desa Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang, pada Kamis (13/11/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes masyarakat terhadap maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai mengakibatkan pencemaran di aliran Sungai Batang Tebo.

Pemblokiran berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan menyebabkan terganggunya mobilitas masyarakat yang melintas. Warga menilai aktivitas PETI di wilayah hulu sungai, tepatnya di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, telah menyebabkan kekeruhan air meningkat sehingga berdampak pada kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Personel Ditpolairud Polda Jambi dan Bhayangkari Mendapatkan Motivasi dari Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional 

Menanggapi aksi tersebut, jajaran Sat Intelkam Polres Bungo yang dipimpin KBO Intelkam Ipda Hairi bersama Kanit Politik Aiptu Sugeng Hartanto melakukan koordinasi dengan Camat Bathin II Pelayang dan Kepala Desa Peninjau sekitar pukul 12.30 WIB. Tim kemudian meninjau lokasi pemblokiran pada pukul 15.00 WIB.

Situasi mereda setelah Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., tiba di lokasi pukul 16.30 WIB dan berdialog langsung dengan warga.

Baca Juga  Hadiri Rapat Pendeta HKBP Distrik XXV Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno : Wujudkan Transformasi Masyarakat Bebas dari Bentuk Kejahatan Sosial

Mediasi tersebut turut dihadiri Kapolsek Bathin II Pelayang Iptu R.F. Ritonga, Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang Ipda Hamsyah, Camat Bathin II Pelayang Hasan, dan Kepala Desa Peninjau Afrizal, S.Sos., L.M.P., beserta sekitar 70 warga.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni Aktivitas PETI di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang segera ditertibkan karena mencemari Sungai Batang Tebo, Pemulihan kualitas air sungai yang menjadi kebutuhan vital untuk mandi, mencuci, dan aktivitas masyarakat lainnya dan Penindakan cepat oleh pemerintah daerah agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah.

Baca Juga  Kapolres Bungo Pimpin Langsung Apel Kehormatan dan Renungan Suci Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 79

Hasil mediasi menyepakati dua poin penting. Pertama, warga berencana turun ke lokasi PETI pada Sabtu, 15 November 2025, untuk melakukan swiping terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Kedua, Bupati Bungo berkomitmen membawa aspirasi warga ke Satgas PETI dan segera menjadwalkan razia resmi, sekaligus mengimbau warga membuka blokade jalan.

Kesepakatan ini membuat pemblokiran dibuka kembali sekitar pukul 17.20 WIB, dan jalur penghubung kembali dapat dilalui. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pukul 17.45 WIB dengan situasi aman dan kondusif. (Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042/Gapu Berikan Pengarahan kepada Tim Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Yonif 142/KJ

Berita

Tanah Longsor di Intake Aurduri, Tirta Mayang Bersiaga

Berita

Di Pulau Pandan, Ditresnarkoba Polda Jambi Dengarkan Langsung Keluhan Masyarakat serta Bagikan Sembako 

Berita

Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan, Danrem 042/Gapu Terima Audiensi Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi

Berita

Satlantas Polresta Jambi Himbau Masyarakat Akan Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas di Tugu Keris Selama Kegiatan Road Race

Berita

Simulasi Nyata, Pelindo Jambi Perkuat SDM Hadapi Kebakaran Industri

Berita

Menjelang Kampanye Akbar Nomor Urut 3, Berbagai Persiapan Intens Dilakukan oleh Tim Sukses dan Relawan

Berita

Al-Fath G Fatullah: Dari Bank Nasional, Marina Bay hingga Deru Mesin Motor