Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi  Ny. Puput Husaini, Bawa IAD Bangka Tengah Juara Pertama Lomba Senam Kreasi Acara Puncak Hari Adat Melayu Jambi ke 2 Dihadiri Langsung Kapolda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Tanjab Barat

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:49 WIB

Bukti Negara Hadir di Momen Penting saat Masyarakat Membutuhkan Pelayanan, BPTD Pantau Arus Balik Lebaran 2026

Bukti Negara Hadir di Momen Penting saat Masyarakat Membutuhkan Pelayanan, BPTD Pantau Arus Balik Lebaran 2026

Kuala Tungkal — Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Jambi, Benny Nurdin, yang juga bertindak sebagai Person In Charge (PIC) Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 di Provinsi Jambi, menegaskan bahwa penyelenggaraan arus balik tahun ini tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan nyata kehadiran negara dalam memastikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Benny menyampaikan bahwa sebanyak 152 penumpang telah diberangkatkan menuju Batam melalui program arus balik gratis menggunakan kapal laut.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang secara konsisten dihadirkan setiap tahun untuk membantu mobilitas masyarakat pasca-Idulfitri.

“Program ini bukan hanya soal mengangkut penumpang, tetapi tentang bagaimana negara hadir di momen krusial ketika masyarakat sangat membutuhkan layanan transportasi yang terjangkau dan aman,” ujarnya.

Namun demikian, dari hasil pemantauan langsung di lapangan baik di pelabuhan penyeberangan Roro maupun Pelabuhan Lasdap Benny mengungkapkan adanya dinamika pergerakan arus balik yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga  Kembali Cetak Sejarah, Pebalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis

Pada periode H+1 hingga H+3, terjadi tren penurunan signifikan jumlah pergerakan penumpang dan kendaraan.

Benny Nurdin mencontohkan, pada H+2 Lebaran tahun 2025 tercatat sekitar 500 pergerakan penumpang di titik tertentu, sementara pada periode yang sama tahun ini mengalami penurunan hingga sekitar 80 persen. Meski demikian, ia menilai kondisi ini tidak serta-merta menunjukkan penurunan mobilitas secara keseluruhan, melainkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat.

“Di H+3 sudah mulai terlihat adanya peningkatan kembali. Dua kapal yang beroperasi kemarin, yakni Senangin dan Sembilang , masing-masing mengangkut sekitar 200 penumpang. Ini menunjukkan bahwa arus balik masih bergerak dinamis dan perlu terus dipantau secara cermat,” jelasnya.

Fenomena serupa juga terjadi pada sektor transportasi darat. Meskipun frekuensi kedatangan dan keberangkatan bus mengalami penurunan, jumlah penumpang justru cenderung meningkat.

Baca Juga  Pupuk Kebersamaan serta Kekompakan Ditpolairud Polda Jambi Gelar Jum’at Sehat dan Peduli Kasih

Hal ini mengindikasikan adanya efisiensi moda transportasi atau perubahan preferensi masyarakat dalam memilih waktu perjalanan.

Lebih jauh, Benny menyoroti aspek keselamatan transportasi sebagai isu fundamental yang tidak boleh diabaikan, khususnya di pelabuhan-pelabuhan yang berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah, seperti di wilayah Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurutnya, aktivitas pelabuhan rakyat yang cukup ramai harus diimbangi dengan pengawasan keselamatan yang ketat. Dalam konteks ini, peran lintas instansi menjadi sangat penting, termasuk keterlibatan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada pengguna jasa transportasi.

“Kita tidak boleh lengah terhadap aspek keselamatan. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus hadir secara utuh. Tadi kami juga sudah berdiskusi dengan Jasa Raharja terkait penguatan jaminan kecelakaan di sektor perairan,” ungkapnya.

Benny Nurdin mengakui bahwa masih terdapat tantangan di lapangan, khususnya terkait keterbatasan jaminan asuransi bagi angkutan yang belum memiliki izin resmi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan celah perlindungan bagi masyarakat apabila terjadi kecelakaan.

Baca Juga  Night Fun Run BPTD Jambi : Ajang Pengenalan PKJ Provinsi Jambi Tahun 2024 dan Edukasi Lalu Lintas

Sebagai solusi, Benny mendorong adanya langkah konkret melalui penguatan koordinasi dan payung hukum yang jelas. Salah satu opsi yang diusulkan adalah penyusunan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait seperti Jasa Raharja.

“Kita harus mencari jalan keluar bersama. Tidak bisa hanya terpaku pada ada atau tidaknya aturan. Negara tidak boleh abai. Justru di sinilah pentingnya kolaborasi untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi,” tegasnya.

Benny Nurdin juga menekankan bahwa ke depan, penyelenggaraan angkutan Lebaran harus semakin adaptif terhadap dinamika di lapangan, baik dari sisi pola pergerakan masyarakat, kesiapan infrastruktur, hingga sistem perlindungan keselamatan.

“Momentum angkutan Lebaran ini menjadi cermin bagaimana sistem transportasi kita bekerja secara menyeluruh. Bukan hanya soal kelancaran arus, tetapi juga tentang keselamatan, kepastian layanan, dan perlindungan bagi setiap warga negara,” tutup Benny. (Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Modus Besuk Tahanan, Lapas Jambi Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Kemasan Pop Mie

Berita

Pererat Silaturahmi, Dandim 0416 Bute dan Forkompimda Olahraga Bersama Sepeda Santai

Berita

Momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Korem 042 Gapu bersama Jajaran Gelar Halal Bihalal

Berita

Paslon Cawako Nomor Urut 3 Aktif Bersilaturahmi dengan Meperkenalkan Program “KEREN”

Berita

Masuk Prioritas HTK-Ezi, Peningkatan Kesejahteraan Perangkat Desa, BPD, Da’i, Petugas Damkar, Tagana, dan Pengelola Sampah

Berita

Korem 042/Gapu Gelar Karya Bhakti “Jum’at Bersih” Serentak di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi

Berita

Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu, Wakapolda dan Pejabat Utama Gelar Nobar Pagelaran Wayang Kulit bersama Mabes Polri

Batanghari

Pastikan Infrastruktur Kondisi Mantap, Aman dan Optimal, Kepala BPJN Jambi Monitoring ke Ruas Jalan Tembesi hingga Sarolangun