Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Jumat, 24 April 2026 - 06:48 WIB

Kapolda Jambi Jadi Pemateri Utama dalam Penguatan Stabilitas Sosial dan Edukasi Hukum bagi Suku Anak Dalam

Kapolda Jambi Jadi Pemateri Utama dalam Penguatan Stabilitas Sosial dan Edukasi Hukum bagi Suku Anak Dalam

Kota Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno. H. Siregar tampil sebagai pemateri utama dalam kegiatan Penguatan Stabilitas Sosial Melalui Edukasi Hukum dan Optimalisasi Program Pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD) yang digelar pada Kamis (23/4/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Ratu & Resort ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Dir Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Churstian Samma, Dir Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Yuli Haryudo, unsur Pemerintah Provinsi Jambi, perwakilan Kementerian Sosial RI, Kepala Kantor HAM Provinsi Jambi, serta para tumenggung atau pimpinan Suku Anak Dalam se-Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jambi menjadi narasumber utama yang memberikan pemaparan terkait pentingnya edukasi hukum dalam menjaga stabilitas sosial, khususnya bagi komunitas adat seperti Suku Anak Dalam.

Baca Juga  Polri Peduli Kebersihan Lingkungan, Kapolda Jambi Pimpin Langsung Gotong Royong di Lapangan Ex Arena MTQ

“Setiap suku di Indonesia tidak ada yang sempurna, semuanya memiliki kekurangan. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita saling memahami dan menjaga keharmonisan,” ujar Kapolda Jambi dalam materinya.

Kapolda menegaskan bahwa Suku Anak Dalam memiliki hak yang sama sebagai warga negara dalam mendapatkan perlindungan dan keadilan hukum.

“Keberadaan Suku Anak Dalam memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan, keadilan, dan pengakuan di hadapan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 2021 hingga 2026 terdapat 45 konflik yang melibatkan komunitas SAD, baik dengan pihak luar maupun konflik internal.
“Saya mengapresiasi upaya mediasi yang telah dilakukan sehingga tercipta perdamaian. Namun ke depan, saya minta tidak boleh ada lagi konflik yang terjadi,” lanjutnya.

Baca Juga  Momen Idul Fitri Tak Surutkan Berantas Narkoba, Dua Pelaku Ditangkap dan 12 Paket Sabu Diamankan Ditresnarkoba Polda Jambi

Menurutnya, edukasi hukum menjadi langkah strategis agar masyarakat SAD memahami hak dan kewajibannya serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya.

“Edukasi hukum sangat penting agar masyarakat SAD dapat hidup berdampingan secara harmonis tanpa kehilangan jati diri,” tambah Kapolda.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya mewujudkan kesetaraan sosial.

“Tidak ada perbedaan antara satu suku dengan yang lain. Semua memiliki kedudukan yang sama, karena kita semua bersaudara,” ujarnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah (FGD) guna memperkuat sinergi dan merumuskan langkah strategis ke depan dalam pemberdayaan Suku Anak Dalam.

Baca Juga  Hardizal: Anggaran Mobil Dinas Baru Wako Diajukan Pemerintah Sebelumnya

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda sebagai pemateri utama menunjukkan komitmen kuat Polri dalam membangun stabilitas sosial melalui pendekatan edukatif dan humanis.

“Bapak Kapolda Jambi menekankan bahwa edukasi hukum merupakan kunci utama dalam mencegah konflik serta memperkuat pemahaman masyarakat adat terhadap hak dan kewajibannya. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang aktif membangun harmoni sosial,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, Polda Jambi akan terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pemberdayaan Suku Anak Dalam secara berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan tercipta stabilitas sosial yang kokoh serta kehidupan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Aktifkan Posko Pelayanan Publik, Walikota Jambi Maulana Pastikan Mudik Aman dan Nyaman

Berita

Ajak Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif, Ditintelkam Polda Jambi Gelar FGD Pasca Penetapan Paslon Terpilih dan Keputusan MK

Berita

Dorong Peluang Kerja dan Penguatan Ekonomi Daerah, Danrem 042/Gapu Hadiri Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM Polda Jambi

Batanghari

Kasdim 0415/ Jambi Dampingi Danrem 042/Gapu Tinjau Kodim Baru

Batanghari

Tingkatan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara di Kalangan Pelajar, LPKA Muara Bulian Tuan Rumah Perkemahan Akhir Tahun 2025

Berita

Irjen Pol Rusdi Hartono Buka Musrenbang Polda Jambi Tahun 2023

Berita

Seleksi UKJ Rekrutmen Calon Taruna Akpol, Kapolda Jambi : Tanamkan Jiwa Pejuang dan mental Mengabdi Kepada Bangsa dan Negara

Berita

Yamaha Luncurkan XMAX Connected Tercanggih di tahun 2025