Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi  Ny. Puput Husaini, Bawa IAD Bangka Tengah Juara Pertama Lomba Senam Kreasi Acara Puncak Hari Adat Melayu Jambi ke 2 Dihadiri Langsung Kapolda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi / Politik

Jumat, 8 November 2024 - 23:07 WIB

Maulana-Diza Ungkap Visi Good Governance Berbasis Digital dan Anti-Pungli dengan Program “BALAP” saat Debat Kedua Pilwako Jambi

Maulana-Diza Ungkap Visi Good Governance Berbasis Digital dan Anti-Pungli dengan Program “BALAP” saat Debat Kedua Pilwako Jambi

 

JAMBI – Debat kedua Pilwako Jambi 2024 yang mempertemukan para Calon Wakil Wali Kota membawa tema besar Tata Kelola Pemerintahan. Pasangan nomor urut 1, Maulana-Diza, tampil elegan dalam balutan jas, mencerminkan keseriusan mereka dalam membawa perubahan bagi Jambi. Diza Hazra Aljosha, calon Wakil Wali Kota yang mendampingi Maulana, adalah sosok anak muda asli Jambi dengan latar belakang pengusaha yang memiliki pendidikan internasional dari Middlesex University, London. Aktif di organisasi kewirausahaan HIPMI, Diza menjabat sebagai ketua HIPMI Provinsi Jambi sejak 2021.

Baca Juga  Kapolda Jambi Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Lima Pejabat Utama dan Dua Kapolres Jajaran

Dalam debat ini, pasangan Maulana-Diza menegaskan misi kelima mereka: Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. Diza menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai landasan pemerintahan yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat. “Kami ingin tata kelola yang akuntabel dan transparan agar seluruh program dapat berjalan dengan efektif dan masyarakat bisa merasakan dampaknya langsung,” ujarnya.

Baca Juga  Perayaan HUT Puja Kesuma ke 6, Maulana-Diza Tampil Sebagai Tamu Kehormatan

Pasangan ini juga memaparkan program inovatif yang dinamakan BALAP (Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli), yang mengusung pemanfaatan teknologi informasi untuk mencegah pungutan liar dan menghilangkan transaksi langsung dalam pelayanan publik. “Dengan BALAP, pelayanan publik di Kota Jambi akan lebih mudah dan bebas pungli, karena semua akan dilakukan secara digital,” jelas Diza.

Baca Juga  Debat Kedua Pilwako Jambi 2024: Diza Hazra Usung "E-Kinerja" untuk Disiplin ASN dan Peningkatan Pelayanan Publik

Beberapa strategi lain yang ditawarkan pasangan ini meliputi:

Sistem Penilaian Kinerja berbasis SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) untuk mengukur efektivitas program pemerintahan.
Langkah Preventif melalui audit periodik agar pengelolaan keuangan, aset daerah, dan kedisiplinan aparatur terjaga dengan baik.
Dengan memprioritaskan tata kelola pemerintahan berbasis digital dan anti pungli, pasangan Maulana-Diza optimis mampu membawa perubahan bagi Kota Jambi, menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel.

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042 Gapu Tegaskan Prajurit TNI Tak Ada Ikut Berpolitik Praktis saat Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak

Berita

Manipulasi Politik Editan Konyol Oknum Pendukung, Dinilai Memperburuk Situasi

Berita

Fokus pada Program Pro-Rakyat dan Ajakan Kampanye Santun, Maulana-Diza Siap Wujudkan Jambi sebagai Kota Bahagia

Berita

WPI Provinsi Jambi Restrukturisasi Organisasi 2025-2030

Berita

Gelar Orientasi Kewatawanan, Ketua PWI H Ridwan Agus : Wartawan Harus Tingkatkan Kemampuan Profesional

Berita

Kepada Siswa Sekolah Dasar, Ditlantas Polda Jambi Lakukan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Pengenalan Rambu Lalulintas

Berita

Ini Arahan Irjen Pol Rusdi Hartono saat Pimpin Gelar Operasi Semester I Polda Jambi dan jajaran

Berita

Katahuan Tanam Ganja Di Ladang, Ini Pengakuan Tersangka