Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 18:12 WIB

Tanah Longsor di Intake Aurduri, Tirta Mayang Bersiaga

Tanah Longsor di Intake  Aurduri, Tirta Mayang Bersiaga

KOTAJAMBI – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi Jumat dinihari, 4 Oktober 2024, menyebabkan tanah longsor di _Intake_ Aurduri milik Perumda Air Minum Tirta Mayang di tepi Sungai Batanghari, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Akibatnya, pagar _intake_ ikut runtuh terbawa longsor.

Menyikapi kejadian ini, Tirta Mayang bersiaga untuk mengantisipasi longsor lanjutan yang dikhawatirkan akan menyebabkan terganggunya operasi penyadapan air baku dari _intake_ tersebut.

Baca Juga  Ikuti Upacara Pengibaran Duplikat Bendera Merah Putih Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-79, Ini Pesan Kapolda Jambi

“Jika operasi _intake_ ini terganggu, maka produksi instalasi pengolahan air Tirta Mayang akan terhenti, berdampak pada terhentinya suplai untuk 23 ribu lebih pelanggan di Kecamatan Telanaipura, Alam Barajo dan sebagian Kota Baru,” tutur Direktur Utama Tirta Mayang, Dwike Riantara, yang meninjau lokasi longsor Jumat pagi.

“Untuk saat ini, operasional intake dan instalasi pengolahan air tidak terdampak oleh kejadian longsor tersebut. Namun, kami sangat khawatir jika longsor berlanjut sampai menggerus lebih jauh ke konstruksi dermaga dan rumah panel pompa,” kata Direktur Utama Tirta Mayang.

Baca Juga  Kapolres Kerinci Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Sungai Penuh

Menurut Direktur Teknik Mustazal Khomidi yang turut meninjau lokasi, Tirta Mayang secepatnya akan berupaya mencegah longsor tidak berlanjut ke konstruksi intake dengan memasang tiang pancang, _bar screen_ dan bronjong yang berfungsi sebagai turap.

“Kondisi saat ini dengan curah hujan yang meningkat, kecepatan arus dan volume air Sungai Batanghari juga meningkat sehingga tanah _intake_ ini terancam longsor dan erosi,” Mustazal menjelaskan. Ia menambahkan, longsor sudah terjadi sejak tahun lalu, namun belum sampai meruntuhkan bangunan pagar seperti saat ini.

Baca Juga  Kualitas dan Kuantitas Air Sungai Batanghari Terus Menurun Mendesak, Alternatif Sumber Air bagi Kota Jambi

Menurut Mustazal, Tirta Mayang sebelumnya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VI Jambi untuk secepatnya mengantisipasi longsor dan erosi di lokasi _intake_. Namun karena tidak tersedia anggaran pada tahun ini, pekerjaan konstruksi untuk mitigasi kemungkinan baru dapat dilakukan BWSS tahun depan.

Humas

Share :

Baca Juga

Berita

Penerimaan Polri, Polres Kerinci Sosialisasikan Rekrutmen Bakomsus SMKN PP Negeri Kerinci

Berita

Melawan saat Akan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Jambi, Pelaku Bawa Narkoba 10 Kilogram Sabu Dilakukan Tindakan Tegas Terukur

Berita

Deklarasi Anti Judi Online Pelajar SMA se Kota Jambi, Kapolda Jambi : Pentingnya Pemanfaatan Teknologi Secara Bijak

Berita

Polda Jambi Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke 80

Berita

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Danrem 042 Gapu Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa

Berita

Pegawai BNI Life Sungai Penuh Tipu 28 Orang Total Kerugian Capai Ratusan Juta

Berita

Dua Pelaku Diamankan Polresta Jambi, Penyelundupan 47.872 Benih Lobster Senilai Rp7,1 Miliar Tujuan Riau Digagalkan

Berita

Waspada Peralihan Musim, BPBD Sungai Penuh Waspada Pemukiman Bantaran Sungai