Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Pemerintahan / Sungai Penuh

Selasa, 5 November 2024 - 08:45 WIB

Pemkot Sungai Penuh Optimis Target Penurunan Stunting di 2024

Pemkot Sungai Penuh Optimis Target Penurunan Stunting di 2024

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh optimis targetkan penurunan stunting di tahun 2024, pada tahun 2023 sebesar 17%, sedangkan 2024 4,1% Hal ini menurun sebanyak 12,9% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sungai Penuh melalui Penata Kependudukan dan Kb
Thedi Fisher mengatakan terimkasih tas kerjasama Tim Percepatan Penurunan Stunting hingga stunting di Kota Sungai Penuh menurun signifikan.

Baca Juga  Komitmen Jaga Stabilitas dan Netralitas serta Pastikan Kelancaran, Danrem 042 Gapu dan Kapolda Jambi Tinjau Rekapitulasi Penghitungan Suara PSU Bungo

“ Terimakasih banyak kepada Tim Pencerpatan Stunting Sungai Penuh , kita harus optimis target Prevalensi stunting sesuai dgn target yg telah ditetapkan pada 2024 akan tercapai, untuk hal ini memerlukan upaya yang lebih keras terkoordinasi lintas sektor, dengan mengoptimalkan capaian Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif berbasis bukti,” ujarnya. (Selasa 5/11).

Menurut Tedi berbagai upaya harus dilakukan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target penurunan stunting 4,1% Seperti yang telah dilakukan Tim percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga  Wako Ahmadi Lounching Desa Wisata Halal Talang Lindung

“ Upaya percepatan penurunan Stunting terus dilakukan dengan mewujudkan kovergensi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, hingga tingkat desa, sampai Stunting tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Sungai Penuh ,” Jelasnya.

Selanjutnya untuk Intervensi Spesifik adalah masih perlu upaya optimalisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) remaja putri masih rendah, masih perlunya edukasi tentang pentingnya imunisasi dan ASI Eksklusif.

“ Untuk Indikator Sensitif yang masih perlu menjadi perhatian adalah cakupan layanan air minum layak dan akses sanitasi layak yang belum memadai hampir di semua daerah,” Sebutnya.

Baca Juga  Jembatan Bailey Sudah Terpasang, Dirlantas Polda Jambi: Akan Ada Buka Tutup Jika Macet

Tedi Berharap seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mendukung segala upaya penurunan stunting. Hal ini dilakukan melalui percepatan penyerapan DAK terkait stunting, mengoptimalkan APBD, alokasi Dana Desa, dan meningkatkan sinergitas antar program dari tingkat nasional hingga desa, sehingga pelaksanaan program tepat waktu, efektif, dan efisien.

Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Berita

Police Go To School: Ditlantas Polda Jambi Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMP N 2 Kota Jambi

Berita

Ramadhan Presisi, Dirresnarkoba Polda Jambi Turun ke Jalan Bagikan Takjil Gratis Jelang Berbuka

Berita

Bawaslu Jambi Sampaikan Klarifikasi Terkait Viralnya Kasus Tabrak Lari

Berita

Berkas P21, Tersangka Dua Nakhkoda Kapal Tabrak Jembatan di Batanghari Satu Dilimpah Penyidik Ditpolairud ke Kejaksaan

Berita

Ketum SMSI Firdaus Bersama Sekjen Makali Kumar Terima Kunjungan Tim KPK untuk Cegah Korupsi di Sektor Usaha Media Siber

Berita

Rakernis Fungsi Reserse, Wakapolda Jambi : Reserse Presisi Siap Melayani, Garda Terdepan Menjaga Keadilan, Kepastian Hukum dan Rasa Aman Masyarakat

Berita

Polri Berbagi, Polda Jambi Sembelih 16 Ekor Sapi dan Tiga Kambing pada Hari Raya Idul Adha 1446 H, Satu Diantaranya dari Kapolda

Berita

Dinilai Sangat Berperan Penting , Ini Kata Irjen Pol (Purn) Bambang Suparsono Mantan Kapolda Jambi Terhadap Pers