Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi / Politik

Kamis, 14 November 2024 - 00:38 WIB

Debat Ketiga, Maulana-Diza Paparkan Program Unggulan Jika Terpilih Jadi Walikota dan Wakil Walikota Jambi

Debat Ketiga, Maulana-Diza Paparkan Program Unggulan Jika Terpilih Jadi Walikota dan Wakil Walikota Jambi

JAMBI – Dalam debat kandidat ketiga yang berlangsung pada Rabu malam (13/11/2024), pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi nomor urut 1, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Diza Aljosha Hazrin Nurdin, memaparkan sejumlah program unggulan mereka.

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah program pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dan penyandang disabilitas. Diza Aljosha, calon Wakil Wali Kota, memfokuskan pemaparan pada upaya memastikan ABK dan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara dalam memperoleh pendidikan dan keterampilan yang diperlukan untuk bersaing di dunia kerja.

Baca Juga  Debat Kedua Pilwako Jambi 2024: Diza Hazra Ungkap Program "APEL KOTA" untuk Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel

Diza menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan, yang mewajibkan alokasi pekerjaan sebesar 1 persen di sektor swasta dan 2 persen di instansi pemerintah untuk penyandang disabilitas dan ABK. Dengan adanya kebijakan tersebut, diharapkan ABK dan penyandang disabilitas dapat lebih mudah mengakses pasar kerja dan meraih kehidupan yang lebih mandiri.

Baca Juga  Paslon Maulana-Diza, Penyandang Disabilitas Memiliki Kesempatan yang Setara dalam memperoleh Pendidikan

Selain itu, pasangan Maulana-Diza berkomitmen untuk menambah jumlah guru terlatih, serta menyediakan pelatihan khusus untuk menangani ABK dan penyandang disabilitas. Mereka juga berencana bekerja sama dengan universitas untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan pendampingan bagi ABK.

Baca Juga  Periode Januari hingga Mei 2024, Lapas Kelas IIA Jambi Catat 145 Napi Terima Remisi

Untuk memastikan pendidikan yang lebih inklusif, pasangan ini akan memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, termasuk aksesibilitas bagi ABK dan penyandang disabilitas. Mereka juga mengusulkan digitalisasi pendidikan untuk memberikan akses yang lebih mudah dan efektif kepada ABK dalam menjalani proses pembelajaran.

Share :

Baca Juga

Berita

Pantau Situasi Kamtibmas di Malam Akhir Pekan Ala Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Siregar dengan Tarik Becak Rickshaw dari Rumah Dinas ke Tugu Keris

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke 79, Biddokkes Polda Jambi dan RS Bhayangkara Gelar Pengobatan Gratis bagi Pengemudi Ojol

Berita

Bhayangkari Daerah Jambi Gelar Baksos di Pulau Pandan hingga Sungai Batanghari Gunakan Kapal Polairud Sambut HKGB ke 73

Berita

Perkuat Sinergisitas dan Sukseskan Pemilu serta Antisipasi Gejolak, Kapolres Kerinci Koordinasi bersama KPU dan Bawaslu

Berita

Sampaikan Kinerja Sepanjang Tahun 2023, Kapolres Sarolangun Pimpin Rilis Akhir Tahun 

Berita

Perkuat Ketahanan Mental dan Kekompakan Personel, Polda Jambi Gelar Kegiatan SUPPORT-Psi

Berita

Sinergi TNI–Polri dan Pemda, Apel Operasi Ketupat 2026 Digelar di Polda Jambi

Berita

Penguatan Integritas Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi, OJK Gelar Governansj Insight Forum di Kalsel