Bentuk Kepedulian dan Tumbukan Semangat Kemerdekaan, Bapas Jambi dan Klien Pemasyarakatan Bersihkan Tugu Keris Siginjai dan Berbagi Sembako
JAMBI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi menggelar aksi sosial di ikon Kota Jambi, Tugu Keris Siginjai. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (15/8/2025) ini melibatkan pejabat struktural dan 10 klien pemasyarakatan dalam aksi bersih-bersih serta penyerahan bantuan sosial kepada warga sekitar.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Jambi, Dwi Santosa, ini menjadi wujud nyata kepedulian dan proses reintegrasi sosial para klien kepada masyarakat. Dengan penuh semangat, mereka membersihkan area di sekitar tugu yang menjadi salah satu destinasi utama di kawasan Kotabaru, Jambi.
“Ini adalah bukti nyata bahwa klien pemasyarakatan adalah bagian dari masyarakat yang produktif dan peduli,” ujar Dwi Santosa di sela-sela kegiatan.
Selain untuk memeriahkan HUT RI, kami ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan berhasil mengembalikan mereka sebagai individu yang siap berkontribusi positif bagi lingkungannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Jambi, menandakan adanya sinergi yang kuat antar lembaga dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sentuhan Kemanusiaan di Hari Kemerdekaan
Selain membersihkan fasilitas umum, Bapas Jambi juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu yang tinggal di sekitar kantor Bapas. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus menumbuhkan semangat berbagi menjelang hari kemerdekaan.
Salah seorang klien pemasyarakatan berinisial F yang ikut dalam kegiatan mengungkapkan rasa bahagianya.
“Saya senang dan bangga bisa ikut berpartisipasi. Ini adalah cara kami untuk menebus kesalahan di masa lalu dengan melakukan sesuatu yang berguna bagi kota Jambi. Semoga masyarakat bisa melihat kami sebagai pribadi yang baru dan mau berubah,” ungkapnya.
Aksi sosial ini diharapkan tidak hanya menjadikan Tugu Keris Siginjai lebih bersih dan asri, tetapi juga mampu mengubah stigma negatif di masyarakat terhadap klien pemasyarakatan. Melalui gotong royong dan kepedulian, semangat kemerdekaan di Jambi diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat. (humasbapasjambi)










