Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi  Ny. Puput Husaini, Bawa IAD Bangka Tengah Juara Pertama Lomba Senam Kreasi Acara Puncak Hari Adat Melayu Jambi ke 2 Dihadiri Langsung Kapolda Jambi 

Home / Berita / Bisnis / Nasional

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:33 WIB

Dentuman Mimpi DJ Meyga: Dari Makassar untuk Indonesia

Dentuman Mimpi DJ Meyga: Dari Makassar untuk Indonesia

 

Makassar – Nama Megaemas, atau yang akrab disapa
Mey-Meyga, kini semakin dikenal di dunia musik elektronik Indonesia. Sosok perempuan asal Makassar ini bukan sekadar DJ biasa, tetapi simbol dari kegigihan dan dedikasi terhadap passion yang ditekuninya sejak muda.

 

Kecintaan Meyga terhadap musik sudah tumbuh sejak masa sekolah. “Berawal dari hobi mendengarkan musik,” ujarnya (28/10/2025). Dari sekadar hobi itu, lahirlah keinginan untuk memahami lebih dalam dunia DJ. Ia pun mulai serius menekuni profesi ini sejak tahun 2017.

Baca Juga  Kapolda Jambi Ingatkan Personel Tingkatkan Profesionalisme dan Jangan Terlibat Kegiatan Ilegal saat Kunker ke Polres Batanghari

Tidak ingin setengah-setengah, Meyga memutuskan menempuh pendidikan di Beatjunk, sebuah sekolah DJ profesional. Langkah ini menjadi bukti bahwa baginya, menjadi DJ bukan hanya sekadar kesenangan, tetapi juga karier yang membutuhkan keahlian dan disiplin.

Dalam setiap dentuman bass dan perpaduan ritme yang ia ciptakan, Meyga menemukan dua hal berharga: penghasilan dan jaringan. Setiap event yang ia ikuti bukan hanya panggung untuk menampilkan bakat, tetapi juga ajang memperluas relasi di dunia hiburan.

“Setiap acara adalah kesempatan baru,” ungkapnya. Di dunia yang digerakkan oleh kolaborasi, kemampuan membangun koneksi menjadi nilai tambah yang memperkuat kariernya. Bagi Meyga, setiap performa adalah langkah menuju tingkat profesionalisme yang lebih tinggi.

Baca Juga  Polres Kerinci Gelar Rakor Pengamanan Kampanye Rapat Umum Pilkada Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh

 

Meski hidup dalam dunia yang identik dengan gemerlap malam, Meyga tetap memegang teguh nilai-nilai kehidupan yang membumi. Ia bermimpi untuk terus berjaya dan sukses di berbagai bidang, bukan hanya di dunia musik.
Lebih dari itu, kebahagiaan keluarga menjadi prioritas utamanya. Ia menyadari bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang popularitas, tetapi juga tentang keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.

Baca Juga  LDII Apresiasi Untuk Timnas, Ketum : Mereka Pahlawan Bangsa yang Layak Dihargai

“Semoga diberi panjang umur, kesehatan, dan rezeki yang berkah untuk keluarga dan orang-orang di sekitar,” tuturnya penuh syukur.

Dalam industri musik yang masih didominasi laki-laki, kehadiran DJ Meyga membawa semangat baru. Ia membuktikan bahwa gender bukanlah batasan untuk berkarya dan berprestasi.

Pesan yang ia tinggalkan sederhana namun kuat:

“Perempuan pun bisa tetap jaya di atas karya sendiri.”

DJ Meyga adalah contoh nyata bahwa passion, ketika dipadukan dengan kerja keras dan komitmen, mampu mengubah hobi menjadi karier yang menginspirasi banyak orang.

(Ysf)

Share :

Baca Juga

Berita

Sejumlah Pejabat Utama Hingga Kapolsek Berganti, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan

Berita

Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat, Rumah Diduga Dijadikan Basecamp Narkoba di Pulau Pandan Digeledah Satreskoba Polresta Jambi 

Berita

Meriahkan HUT Ke-79 TNI, Kodam II/Sriwijaya Gelar Tournament Piala Pangdam II/Swj

Berita

DPP ADAMBI Periode 2024–2029, dipimpin oleh Putra Asli Kerinci Jambi

Berita

Ketua Komisi III Terpilih Desak Pimpinan DPRD Segera Sahkan Hasil Pemilihan Komisi III DPRD Muaro Jambi

Berita

Optimalisasi Peran Ketahanan Pagan, Satgas TMMD Ke 126 Gelar Penyuluhan Pertanian

Berita

Jamin Keselamatan Penumpang saat Mudik Nataru, Ditlantas Polda Jambi Periksa Ketat Kesiapan Bus dan Sopir di Terminal Alam Barajo

Berita

Misi Kemanusiaan, Ditpolairud Polda Jambi Bantu Warga Terisolir di Sumatera Barat