Pihak PLTA Berikan Klarifikasi Terkait Isu Penyusutan Danau Kerinci

Avatar

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak PLTA Berikan Klarifikasi Terkait Isu Penyusutan Danau Kerinci

Kerinci – PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) menggelar kegiatan Coffee Morning bersama awak media dan LSM se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Mahkota, Kota Sungai Penuh, Kamis (5/2/2026).

Dalam forum tersebut, Manager PT KMH, Asroli, memaparkan sejumlah penjelasan terkait operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Merangin, khususnya menyikapi isu menyusutnya air Danau Kerinci yang belakangan menjadi perhatian publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asroli menjelaskan, kebutuhan air PLTA mencapai sekitar 100 meter kubik per detik. Namun, kebutuhan tersebut tidak sepenuhnya bersumber dari Danau Kerinci.

“Jika hanya mengandalkan air Danau Kerinci, tentu danau bisa mengalami kekeringan. Karena itu, PLTA tidak hanya menggunakan air danau, tetapi lebih banyak memanfaatkan aliran Sungai Batang Merangin serta anak-anak sungai lainnya,” jelas Asroli.

Ia menegaskan, dari total kebutuhan air pembangkit dengan tiga unit turbin, hanya sekitar 40 persen yang berasal dari Danau Kerinci. Sementara 60 persen lainnya bersumber dari Sungai Batang Merangin dan aliran sungai pendukung.

Lebih lanjut, Asroli menegaskan bahwa menyusutnya air Danau Kerinci tidak disebabkan oleh aktivitas operasional PLTA Merangin. Menurutnya, salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah faktor iklim.

Asroli mengungkapkan, kekeringan yang terjadi saat ini turut dipengaruhi oleh adanya modifikasi cuaca yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Modifikasi tersebut bertujuan menekan potensi hujan ekstrem di wilayah Sumatera yang saat ini masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Modifikasi cuaca ini menyebabkan hujan tidak turun, meskipun secara pola musim, Januari masih termasuk periode basah,” ujarnya.

Ia juga memaparkan hasil pemantauan elevasi dan debit air Danau Kerinci pada awal Januari 2026. Berdasarkan data tersebut, penurunan muka air danau terjadi secara bertahap dan konsisten, tanpa ditemukan adanya penurunan ekstrem atau kondisi yang tidak wajar.

Penurunan muka air tersebut, lanjut Asroli, sejalan dengan kondisi inflow yang relatif rendah dan tidak berkelanjutan. Hal ini mencerminkan adanya defisit curah hujan di wilayah daerah tangkapan air Danau Kerinci dalam beberapa waktu terakhir.

Dari hasil analisis grafik elevasi muka air, inflow, dan outflow, diketahui bahwa debit air keluar dari danau dijaga tetap stabil dan disesuaikan dengan ketersediaan air masuk. Tidak ditemukan indikasi pelepasan air berlebihan maupun pola operasi tertentu yang menyebabkan penurunan elevasi danau secara signifikan.

Selain itu, penyerapan energi oleh PLN juga tercatat mengalami penurunan seiring dengan kondisi tampungan Waduk Bendungan Kerinci, dan tidak secara langsung mengikuti volume air di Danau Kerinci. Hal ini menunjukkan bahwa fluktuasi muka air danau tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh aktivitas PLTA.

“Berdasarkan kajian hidrologis, penurunan muka air Danau Kerinci pada periode ini merupakan respons alami sistem danau terhadap kondisi iklim dan rendahnya curah hujan, bukan akibat gangguan teknis ataupun kesalahan pengelolaan sumber daya air,” tegas Asroli.

Ia berharap seluruh pihak terkait terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga keseimbangan ekosistem serta memastikan ketersediaan air Danau Kerinci tetap terjaga, terutama dalam menghadapi variabilitas iklim ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Asroli kembali menegaskan bahwa penyusutan air Danau Kerinci bukan disebabkan oleh operasional PLTA Merangin.

(Irwan)

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolresta Jambi Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas dan Bagikan Masker ke Pengendara
H. Asikin Hadiri Yasinan di Rumah Duka Pimdes Golkar Kebun 9
Ikhtiar di Tengah Kabut Asap, Pelindo Jambi Ikuti Sholat Istisqo Bersama Masyarakat Muaro Jambi
Wali Kota Maulana Lepas Kontingen Pramuka Kota Jambi ke Jambore Daerah 2026
Sambut Hari Bayangkara ke 80 Tahun 2026, Polda Jambi Gelar Kegiatan Bakti Religi di Tempat Ibadah
Apel Siaga Darurat Karhutla 2026, Polda Jambi Siap Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 26 Mei 2026
PWI Kota Jambi dan Polda Jambi Perkuat Sinergi Hadapi Era Digitalisasi, Dorong Wartawan Kompeten dan Adaptif
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Transparansi dan Profesionalisme Penegakan Hukum, Polda Jambi Gelar FGD Pelayanan Pengaduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 09:38 WIB

Resmi Dilantik, Ketua News Room Jaga Desa SMSI Jambi Mukhtadi: Media Punya Tanggung Jawab Merawat Desa

Minggu, 1 November 2026 - 16:24 WIB

BNN Kota Jambi Inisiasi Pembentukan Tim Terpadu P4GN, Walikota Jambi Kukuhkan Kepala BNN Kota sebagai Ketua TIM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:29 WIB

KRYD Polda Jambi Jajaran Ungkap 41 Kasus Curanmor, 41 Unit Kendaraan Berhasil Diamankan dan 11 Tersangka Ditangkap

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sidang Doktor Boy Sutan Siregar di UIN Jambi Dibanjiri Karangan Bunga dari Kalimantan Selatan, Raih Cumlaude dan Jadi Doktor ke-336

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Konferensi Pers Kasus PETI, Polda Jambi Ungkap 32 Kasus Sepanjang Januari–Oktober 2026 dengan Total 71 Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung Siginjai Andalan Swasembada dan Inovasi Zero Waste

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Pastikan Kendaraan Bermotor Memenuhi Persyaratan Teknis dan Laik Jalan, Ditlantas Polda Jambi Tegas Tertibkan Knalpot Brong

Berita Terbaru