Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda JambiĀ 

Home / Berita / Daerah / Kota Jambi

Rabu, 6 September 2023 - 16:49 WIB

Selaku Dansatgas Karhutla, Danrem 042 Gapu Jelaskan Asal Kabut Asap Selimuti Provinsi Jambi

JAMBI — Dansatgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi, Brigjen TNI Supriono menegaskan, asap yang menyelimuti Jambi beberapa hari saat ini adalah berasal dari Sumatra Selatan.

“Ya Jambi timbul asap, tapi tidak separah daerah lain. Asap kita berasal dari angin selatan sehingga kita mendapat bagian asap dari selatan,” tukasnya, Rabu (6/9/2023).

Supriono yang juga menjabat Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) ini mengatakan, kalau dari wilayah Jambi sendiri kayaknya kurang.

Baca Juga  H-1 Puasa Ramadhan, Wakapolda, Wagub Jambi dan Danrem 042 Gapu Sidak Pasar Tradisional Angso Duo Pastikan Stabilitas dan Ketersediaan Bapok

“Walaupun ada sebagian besar mendapatkan kiriman, itu berasal dari wilayah selatan dari kabut asap yang menyelimuti Jambi berasal dari Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) terutama dari Sumatera Selatan,” tandasnya.

Diakuinya, asap dari wilayah Jambi juga ke utara ke wilayah Pekanbaru. Ada juga mungkin wilayah kita sendiri, karena di udara kita tidak tahu. Namun kemungkinan tersebut kecil,” ucap Dansatgas.

Baca Juga  Awasi Penyelenggaraan Jalan di Jambi, Kaper Ombudsman Jambi Kunjungi BPJN

Selama penanganan karhutla di Provinsi Jambi, pihaknya selalu bersinergitas semua pihak, dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan lainnya.

“Dalam setiap terjadinya kebakaran di wilayah Jambi, alhamdulillah berkat sinergitas kita dan respon cepat semua pihak, api bisa dikendalikan dan bisa dipadamkan,” tutur Supriono.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kita tidak ingin, kejadian pada 2019 terulang kembali karena ada 106 ribu hektare lahan terbakar, ekonomi macet, udara tidak sehat dan kita di klaim dunia internasional,” tuturnya.

Baca Juga  Sambut Bulan Suci Ramadhan, Kakanwil Ditjenpas Jambi Perintahkan Razia Serentak pada Lapas di Wilayah Jambi

Sedangkan 2015 lalu, sambung Danrem, ada 900 ribu hektare lahan terbakar dan itu mempengaruhi kehidupan warga sehari-hari karena tiap hari Jambi ditutupi kabut asap.

“Mari kita bergandengan tangan wujudkan sinergitas, agar Jambi bebas asap,” tegas Supriono.

Share :

Baca Juga

Berita

Kurang dari 24 Jambi, Pelaku Pencurian dan Penganiayaan di Pasar Tanjung Bajure Dibekuk Satreskrim Polres Kerinci

Berita

Ditindak Satlantas Polres Batanghari, Dirlantas Polda Jambi: Delapan Truk Batu bara Telah Kita Amankan Melintas di Jalan UmumĀ 

Berita

Penerimaan Polri, Polres Kerinci Sosialisasikan Rekrutmen Bakomsus SMKN PP Negeri Kerinci

Berita

2 Kades Kecamatan Batang Merangin dalam Tahap Penyelidikan Kejari Sungai Penuh

Berita

Perjuangkan BPJS untuk Marbot dan Imam Masjid, Ini Langkah Nyata Wali Kota Maulana

Berita

Viral di Medsos Remaja di Kota Sungai Penuh Jadi Korban Perundungan

Berita

Polres Kerinci Peringati Isra’ Mi’raj 1446 H, AKBP Arya Tesa Brahmana: Semangat Tingkatkan Kualitas Ibadah

Berita

Hutama Karya Klarifikasi Video Beredar Tindakan Tak Sesuai Prosedur Oknum Petugas Gerbang Tol Muara Sebapo serta Langkah Evaluasi Pelayanan