Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Bungo / Daerah

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:13 WIB

Uji Coba Jembatan Bailey Selesai, BPJN Jambi Fokus Perbaiki Jalan, Penggendara Boleh Lewat Syarat Maksimal Tonase 20 ton

Uji Coba Jembatan Bailey Selesai, BPJN Jambi Fokus Perbaiki Jalan, Penggendara Boleh Lewat Syarat Maksimal Tonase 20 ton

 

Bungo – Dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, terutama selama masa perbaikan jalan putus Jambi-Sumbar, Kapolres Bungo, Bupati Bungo, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, dan Balai Pengelola Transportasi Darat telah mengeluarkan Keputusan Bersama Nomor 07/III/2025/POLRES BUNGO tentang Pembatasan Penggunaan Jalan Alternatif dan Jembatan Bailey.

Meski demikian, Pemasangan Jembatan Baileydi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Bungo, KM 58 yang putus sejak Minggu (2/3/2025) sempat terhambat. Awalnya jembatan darurat dari rangka baja portabel tersebut ditargetkan sudah terpasang 100 persen pada Senin (10/3/2025), dan bisa dilalui Selasa (11/3/2025).

Baca Juga  Upaya Tekan Angka Stunting, Dandim 0417/Kerinci Tinjau Dapur Makan Bergizi di Kota Sungai Penuh

Namun, karena faktor cuaca yang tidak mendukung (hujan), penyelesaian pemasangan jembatan Bailey mundur satu hari. Sampai Selasa sore, pekerja masih menyelesaikan pengaspalan jalan untuk naik ke jembatan.

Kepala BPJN Jambi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba kelayakan dengan cara jembatan Bailey tersebut dilalui oleh mobil bertonase 20 ton.

Baca Juga  Pastikan Infrastruktur Kondisi Mantap, Aman dan Optimal, Kepala BPJN Jambi Monitoring ke Ruas Jalan Tembesi hingga Sarolangun

“Kami ingin memastikan bahwa keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dapat terjamin selama masa perbaikan jalan putus Jambi-Sumbar, oleh karena itu pembatasan tonase kendaraan dibatasi,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Ibnu Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (11/3/2025).

Dalam keputusan bersama tersebut, disebutkan bahwa berat kendaraan berikut muatan maksimum 20 ton diperbolehkan melintasi Jembatan Bailey. Sementara itu, kendaraan dengan muatan lebih dari 20 ton dilarang melintasi Jembatan Bailey.

Selain itu, apabila ditemukan kendaraan yang melebihi muatan, maka akan diputar balik.

Baca Juga  Kebut Pengerjaan Jalan Nasional, BPJN Jambi Targetkan Perbaikan Jalan Rampung dan Pemudik Nyaman dan Aman

“Kendaraan yang akan melintasi Jembatan Bailey wajib menunjukkan bukti hasil penimbangan di UPPKB (Jembatan Timbang) sesuai batasan daya angkut di kartu uji dan memastikan kendaraannya beserta muatan tidak lebih dari 20 ton,“terangnya.

Ibnu berharap bahwa dengan keputusan bersama ini, dapat menghindari kerusakan pada Jembatan Bailey hingga nanti jalan selesai diperbaiki.

Selanjutnya , pihak BPJN berkomitmen akan sesegera mungkin memperbaiki dengan cepat dan maksimal agar jalan bisa kembali dilewati. (IR)

Share :

Baca Juga

Berita

Selaraskan Program Pemerintah dan Tugas Polri, Polda Jambi Gelar Rapim 2026, Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Dukung Asta Cita

Berita

Peduli Pendidikan, Ditpolairud Polda Jambi Dirikan Rumah Baca di Pulau Pandan Kota Jambi

Berita

Polres Kerinci Berhasil Mengagalkan BBM Olahan Sulingan Dari Sumatera Selatan

Berita

Ratu Munawarah Dampingi Haris – Sani Cabut Nomor Urut Pilgub Jambi 2024

Berita

Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Budirato Gerakkan Urban Farming di Koramil masing-masing

Berita

Pemerintah Siap Lindungi Jemaah Haji dan Petugas Haji tahun 2025 ke dalam Progam JKN

Berita

Peringati Hari Kartini, Persit KCK Kodim 0419/Tanjab dan GOW Gelar Bakti Sosial di SLB Negeri Tanjab Timur

Berita

Calon Wali Kota Jambi Maulana Kembali dari Tanah Suci, Berdoa untuk Kedamaian Pemilihan dan Kesejahteraan Warga