Jasa Raharja Catat Kasus Kecelakaan Naik, Korban Meninggal Turun Selama Pam Lebaran 2026 di Jambi
Jambi – Selama periode pengamanan Lebaran 13 Maret hingga 25 Maret 2026, Jasa Raharja Wilayah Jambi mencatat adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia justru mengalami penurunan yang signifikan.
Pada tahun 2026, tercatat sebanyak 29 kejadian kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut meningkat tajam sebesar 163,6 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencatat 11 kejadian. Dari total kejadian tersebut, korban luka-luka mencapai 50 orang, naik 31,6 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 38 orang.
Namun, di tengah peningkatan angka kecelakaan, jumlah korban meninggal dunia turun drastis. Tahun 2026 mencatat 2 korban meninggal dunia, menurun 71,4 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 7 orang. Dari dua korban tersebut, satu telah dibayarkan santunannya, sementara satu lainnya dilimpahkan ke cabang Bogor.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Wilayah Jambi Abi A.A.N Agung Abimanyu menjelaskan Pihaknya juga mencatat kecepatan penyerahan santunan yang cukup optimal, yakni rata-rata 1 hari 2 jam selama periode pengamanan Lebaran.
Untuk rincian korban luka-luka pada tahun 2026, sebanyak 23 korban telah dijaminkan dengan penerbitan guarantee letter, 14 korban mengalami luka ringan dan tidak dirawat di rumah sakit, 1 kasus dilimpahkan ke Lahat, serta 10 kasus tidak terjamin, termasuk di dalamnya 12 korban kecelakaan tunggal.
Selain penanganan korban, Jasa Raharja Wilayah Jambi turut berpartisipasi dalam program mudik gratis bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan Forum BUMN sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik masyarakat.
Dalam upaya pencegahan kecelakaan, berbagai langkah telah dilakukan selama periode Pam Lebaran. Di antaranya pemasangan 140 spanduk imbauan di titik rawan kecelakaan di seluruh wilayah Provinsi Jambi, serta dukungan dan aksi simpatik di 70 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Tak hanya itu, petugas juga aktif melakukan kunjungan ke rumah sakit untuk pendataan serta penjaminan korban kecelakaan lalu lintas. Pelayanan kesehatan gratis turut diberikan di Terminal Alam Barajo bagi awak angkutan umum dan masyarakat, guna memastikan kondisi kesehatan tetap prima selama perjalanan mudik.
Kepala Jasa Raharja juga memastikan pihaknya secara rutin menyampaikan laporan situasi arus mudik melalui kanal media sosial resmi sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat.
Meski jumlah kejadian kecelakaan meningkat, penurunan angka korban meninggal dunia menjadi indikator positif dari upaya penanganan dan respons cepat yang dilakukan.
Jasa Raharja Wilayah Jambi bersama stakeholder terkait terus mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran.










