Polda Jambi Terima Audiensi Kakanwil HAM, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berbasis HAM Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bank Mandiri Jambi dalam Pengamanan Sektor Perbankan Yello Hotel Jambi Peduli Lingkungan Gelar Aksi Word Clean Up Day di Gentala ARASY Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap, Kapolres Sarolangun: Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara Komplotan Pencurian Minyak Kondensat PT Pertamina Dibekuk Ditreskrimum Polda Jambi 

Home / Berita / Nasional

Selasa, 5 September 2023 - 22:57 WIB

Wisata Religi dan Pengetahuan Islam dengan Berkunjung ke Galeri Aura Islam Johor Bahru Malaysia

Wisata Religi dan Pengetahuan Islam dengan Berkunjung ke Galeri Aura Islam Johor Bahru Malaysia 

Johor Bahru, Malaysia – MATA langsung terbelalak saat melihat koleksi peninggalan peradaban Islam di Galeri yang berlokasi di Provinsi Johor atau Selatannya Malaysia ini. Betapa tidak, barang asli yang pernah dipakai Rasulullah nabi Muhhamad SAW dan sahabat berhasil di kumpulkan oleh sang Owner Datuk Anwar.

Tempat ini teramat istimewa lantaran menjadi Galeri Islam satu-satunya yang ada di Asia. Totalnya menampilkan lebih dari 200 artifak asli Islam yang telah berusia ratusan hingga ribuan tahun. Lokasinya ada di Anjung Neighbourhood Center, Johor.

Baca Juga  Golkar Mendominasi di pemilihan AKD DPRD Muaro Jambi

Tim pengurus SMSI dipandu oleh Guide dari Galeri Aura Islam bernama Mirun. Ia dengan antusiasnya menjelaskan benda berpengatahuan tinggi.

Yang paling menarik tentu adalah barang asli peninggalan Rasul. Seperti sorban dan tongkat. “Ukurannya besar dan kainnya panjang. Kain ini juga disiapkan jika rasul wafat. Kain sorban ini panjangnya lebih dari 5 meter. Sorban ini diberikan kepada sahabat beliau Muadz bin Jabal,” terangnya.

Sorban atau penutup kepala ini terlihat lebih besar dari ukuran kepala manusia yang ada saat ini. Warnanya sendiri merupakan warna kesukaan nabi yakni hijau.

Baca Juga  Bersama Meraih Kemenangan, Ratusan Saksi Nomor Urut 3 Alvia Santoni dan Lendra Wijaya Ikuti Bimtek

Selain itu ada tongkat baginda nabi, berwarna coklat. Tak hanya itu, yang paling lewat dengan Rasul juga didapati ditempat ini. Jenggot Rasulullah juga dipamerkan. “Baginda tak pernah mencukur janggutnya, hanya memotong bagian pertama dengan tangan. Baginda hanya memotong janggutnya lima kali setahun,” terang Mirun.

Yang tak kalah menonjol adalah koleksi asli baju perang utmaniyah. Baju perang ini merupakan zaman kerajaan Utmaniyah (Turki Usmani) abad ke -15 hingga 16 seberat 27,5 kilogram.

Selanjutnya yang tak kalah menarik perhatian adalah kiswah (kain) ka’bah yang berhasil dikoleksi oleh Datuk Anwar untuk.
Kain kiswah ini melindungi ayat suci Al-Quran yang digunakan pada 1435 Hijriah.

Baca Juga  Lihat Tata Acara Administrasi, SMSI Provinsi Jambi Kunjungi KJRI Johor Bahru Malaysia

Ditanya cara ia mendapatkan benda langka dan sangat berharga bagi umat Islam ini, Datuk Anwar merendah. Ia dengan senyum dan kerendahan hatinya menyebut dirinya hanya beruntung mendapatkan benda ini. “Ini untuk wisata religi dan pengetahuan Islam,” akunya.

Di tempat ini juga dijelaskan hampir lengkap semua terkait sejarah keislaman. Tak hanya itu juga terdapat benda bersejarah seperti pistol dan pedang VOC yang saat itu juga sempat menyinggahi Malaysia. (***)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapurna TMMD ke-46 TA 2025 Secara Virtual

Berita

Tim Zona Integritas Polda Jambi Lakukan Asistensi di Kantor Polairud Polda Jambi

Berita

Posko Mudik dan Peralatan Tanggap Bencana Disiapkan BPJN Jambi Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Berita

Dorong Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas, Dirbinmas Polda Jambi Hadiri HUT ke 47 SMAN 3 Jambi

Berita

Tiba di Kodim 0415 Jambi, Dandim Letkol Inf Yoga Cahya Sambut Kunjungan Kerja Pangdam II Sriwijaya

Berita

Gerebek Perjudian Gelanggang Sabung Ayam, 16 Orang dan 7 Ayam Diamankan Polresta Jambi

Berita

Berlangsung Khidmat dan Kebersamaan, Polda Jambi Gelar Shalat Idul Adha 1447 H di Lapangan Hitam bersama Masyarakat

Berita

Silaturahmi Penuh Kehangatan saat Kunjungi Gereja HKBP, Kapolda Jambi : Simbol Toleransi Persaudaraan Umat Beragama