Urai Kepadatan, Arus Mudik Dialihkan, Dirlantas Polda Jambi: Jalur Lintas Timur Jambi–Palembang Ditutup Sementara
JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas mengambil langkah tegas untuk mengurai kepadatan arus mudik di Jalur Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Jambi dengan Palembang. Mulai saat ini, jalur tersebut ditutup sementara bagi kendaraan pemudik dan dialihkan ke jalur alternatif.
Kebijakan ini dilakukan menindaklanjuti arahan langsung Kakorlantas Polri setelah terjadi peningkatan signifikan volume kendaraan di jalur utama tersebut, yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang serta mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menegaskan bahwa pengalihan arus dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode mudik.
“Penutupan sementara jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan. Kendaraan pemudik dialihkan melalui jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar dan aman,” demikian disampaikan dalam instruksi resmi yang ditujukan kepada seluruh Kapolres jajaran Polda Jambi.
Dalam skema pengalihan tersebut, kendaraan pemudik yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang maupun Pulau Jawa diarahkan melalui dua jalur alternatif.
Rute pertama adalah jalur barat yang terhubung dengan akses tol, yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Pada rute ini, pemudik dapat memanfaatkan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju ibu kota Sumatera Selatan.
Sementara itu, bagi pengendara yang tidak ingin melalui jalan tol, disiapkan jalur tengah non-tol, yaitu Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.
Untuk memastikan pengalihan berjalan optimal, Polda Jambi juga melakukan sejumlah langkah operasional di lapangan. Personel lalu lintas diperbanyak di titik penyekatan dan persimpangan strategis guna mengarahkan kendaraan pemudik ke jalur yang telah ditentukan.
Selain itu, Kasat Lantas Polres Muaro Jambi bersama personel Patroli Jalan Raya (PJR) diminta memberi perhatian khusus terhadap pengaturan lalu lintas serta memasang spanduk maupun papan petunjuk arah sementara di sejumlah titik, termasuk di wilayah perbatasan Riau–Jambi.
Sosialisasi pengalihan arus juga terus digencarkan melalui media sosial serta kerja sama dengan berbagai mitra media agar masyarakat memperoleh informasi lebih awal dan tidak terjebak kemacetan di jalur Lintas Timur.
Di sisi lain, kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun serta Polres Muratara di wilayah Polda Sumatera Selatan guna memastikan kesiapan jalur Lintas Barat dan Tengah dalam menampung lonjakan kendaraan pemudik.
Ditlantas Polda Jambi mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu sementara yang dipasang, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Petugas di lapangan juga diminta melaksanakan tugas secara humanis namun tetap tegas demi menjamin kelancaran arus mudik serta keselamatan seluruh pengguna jalan.










